PELAIHARI, banuapost.co.id– Bupati Tanah Laut, H Sukamta, mengingatkan desa-desa di wilayah administratifnya yang tidak dapat mencapai 70 persen vaksinasi akhir 2021 ini, Alokasi Dana Desa (ADD)-nya akan ditunda.
“Kita ambil kebijakan, desa-desa yang vaksinasinya sampai akhir tahun belum mencapai 70 persen, maka penyaluran Alokasi Dana Desa (ADD) akan saya tunda sampai vaksinasinya mencapai 80 persen,” tegas bupati.
Kamta, sapaan akrabnya, mengingatkan itu ketika bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan evaluasi percepatan vaksinasi masing-masing kecamatan melalui virtual zoom meeting, Senin (27/12) malam.
Bukan tanpa alasan bupati menunda ADD ini. Pasalnya, capaian target 70 persen vaksinasi di setiap daerah tersebut, dicanangkan Presiden Joko Widodo saat zoom meeting, beberapa bulan lalu.
Karena itu, lanjut Kamta, dengan sisa waktu empat hari jelang memasuki 2022, setiap unsur yang terlibat dalam percepatan vaksinasi ini diminta bekerja maksimal.
“Kita masih punya waktu empat hari lagi agar melampaui batas minimal, yaitu 70 persen hingga akhir tahun. Tetap kerja keras dan semangat terus, mudah-mudahan kerja kita diridhoi Allah SWT,” ujar Kamta.
Begitupun dengan para camat dan kepala puskesmas, sambung bupati, agar terus berkoordinasi dalam upaya percepatan vaksinasi ini. Selain itu apabila ketersediaan vaksin mulai menipis, segera koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tala agar meminta tambahan stok vaksin.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Tala, saat ini capaian vaksinasi sampai dengan Senin (27/12) pukul 15:00 Wita, mencapai angka 61,6 persen. Artinya dalam empat hari ke depan, harus dapat mengejar kekurangan 8.4 persen. (ril/foto: ist)