JORONG, banuapost.co.id– Kasus meninggal karena positif Covid-19 di Tanah Laut (Tala), sebagian besar pasien yang belum melakukan vaksinasi.
Demikian disampaikan Bupati Tala, H Sukamta, saat memimpin rapat koordinasi camat di Kawasan Objek Wisata Pantai Turki, Desa Swarangan, Kecamatan Jorong, Selasa (1/3).
“Ada angka kematian yang cukup tinggi, yakni tujuh orang selama dua pekan. Ternyata setelah dicek, empat di antaranya belum vaksinasi sama sekali,” tegas bupati.
Selain itu, lanjut Sukamta, dua orang belum vaksinasi lengkap dan satu orang karena komorbid. Dari fakta ini, usaha vaksinasi yang dilakukan cukup efektif untuk menahan tingkat kesakitan dan keparahan yang disebabkan Covid-19.
Karena kondisi itu pula, bupati mendorong para camat untuk melakukan percepatan vaksinasi di masyarakat dengan melibatkan para kepala desa. Bahkan pemerintah desa, dapat menggunakan delapan persen dari dana desa untuk melakukan pencegahan Covid-19 di desanya.
“Kita masih perlu melakukan percepatan vaksinasi di masyarakat. Karena itu saya minta kepada para camat, untuk terus berkonsolidasi dengan forkopimcam dan para kepala desa untuk mengejar sisa target sasaran vaksinasi kita,” ucap Kamta.
Peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 beberapa pekan terakhir, ditanggapi Pemkab Tala dengan mengeluarkan Instruksi Bupati Tala No: 2/2022 tentang Pelaksanaan Pelayanan Publik Tertentu untuk meningkatkan kewaspadaan dalam melaksanakan tugas pelayanan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Mereka hanya memberikan pelayanan kepada yang telah mendapatkan vaksin dosis kedua dan dibuktikan dengan sertifikat vaksinasi. Syarat vaksinasi dikecualikan bagi yang tidak menerima vaksin dikarenakan alasan kesehatan, dibuktikan dengan surat keterangan dari petugas kesehatan berwenang. (ril/foto: diskominfo)