BANJARMASIN, banuapost.co.id– Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banjarmasin bekerjasama dengan Pemko setempat adakan Focus Group Discussion (FGD) upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Aula Kayuh Baimbai, Senin (28/3).
Mengusung tema: “Kolaborasi Pentahelix Kota Banjarmasin Untuk PEN Melalui Program Pengungkapan Sukarela (PPS)”, kegiatan dibuka Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.
Dalam kesempatan tersebut, Ibnu mengimbau seluruh pihak agar berkolaborasi sebagai wujud sinergitas dalam upaya percepatan pembangunan, salah satunya dengan rajin membayar pajak.
Kolaborasi, menurut Ibnu, dapat mendorong program PEN, khususnya yang ada di Kota Banjarmasin. Terlebih lagi selain skema pentahelix yang terus digaungkan, ada aspek lain yakni agregator atau lembaga keuangan sebagai pendorong proses pembangunan.
“Sejak awal kami menyadari, membangun kota ini tidak bisa sendiri. Makanya kolaborasi lima aspek sangat penting untuk kemajuan kota. Banyak hal yang harus kita bangun, salah satunya program pemulihan ekonomi,” tutur Ibnu.
Ketika ingin pulih secara ekonomi, lanjut Ibnu, memang harus bekerjasama dengan menggandeng banyak pihak. Pemko Banjarmasin sendiri telah menandatangani MoU dengan beberapa perguruan tinggi swasta dan negeri.
“Begitupun bisnis, melibatkan wirausaha dengan teman-teman profesi. Termasuk komunitas kota, turut dilibatkan. Selain itu juga, sinergi pemerintah serta peran media dalam memberikan informasi terkait program-program kita,” jelasnya.
Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Doyo Pudjadi, Kepala KPP Pratama Banjarmasin, Eko Prihariyanto Wibowo beserta jajaran, perwakilan Universitas ULM selaku narasumber, serta sejumlah pimpinan SKPD terkait. (oie/foto: ist)