BANJARBARU, banuapost.co.id– Borneo Rescue, sebuah organisasi relawan potensi SARm peringati hari jadinya yang pertama, sekaligus buka puasa bersama di salah satu caffe di Banjarbaru, Sabtu (30/4).
Melihat kembali gerakan dalam kurun waktu satu tahun ke belakang ini, dihadiri perwakilan unsur organisasi. Di antaranya, sang pendiri Edy Sudarmadi, Putra Qomaluddin AN, insur pengawas Dony Sophandi dan pengurus Fahyan Noor, Rizqi Hidayat, Rusma, Eddy Sumampouw, Dwi Handaka, Dauri dan Rahmadi. Selain itu hadir juga tim Disaster Response Escort (Dare) dan Bang Apuy, perwakilan Borneo Ofroad Club (BOC).
Dimulai dengan laporan Fahryan Noor, Kordinator Dare, memaparkan berbagai capaian operasi SAR yang diiikuti Borneo Rescue dalam kurun waktu satu tahun ini. Setidaknya ada 200 relawan yang terdaftar di Borneo Rescue dengan tidak kurang dari 20 operasi SAR telah diikuti Borneo Rescue.
“Alhamdulillah, dengan kesederhanaan yang kita miliki, kita berusaha selalu membantu berbagai operasi SAR, seperti pencarian korban tenggelam, support pemadam kebakaran. Terbaru, membantu evakuasi korban bangunan runtuh di Gambut,” jelas Idak, sapaan akrabnya.
Begitupun saat kasus Covid-19 tengah tinggi, sambung Idak, Borneo Rescue juga punya program untuk para Isoman, yakni bantuan suplemen dan sembako.
Sementara, salah satu pendiri Borneo Rescue, Edy Sudarmady, mengapresiasi pengurus yang telah menjalankan program dan para relawan yang berjibaku di medan bencana.
“Terimakasih kepada pengurus, para relawan dan seluruh unsur Borneo Rescue atas kerja-kerjanya selama ini. Tetap semangat, semoga bisa mempertahankan capaian yang ada dan eksistensi di tengah masyarakat,” tandasnya
Di sela sambutannya, Edy selain mengucapkan selamat hari jadi Borneo Rescue yang pertama, juga memberikan hadiah satu unit mobil untuk bantuan operasi.
Selain Edy, Putra Qomaluddin AN atau akrab dipanggil Bang Qomal, juga menghadiahkan satu unit pesawat tanpa awak (dron) untuk keperluan operasi. (ril/foto: ist)