PELAIHARI, banuapost.co.id– Lima desa di Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut, bertekad menjadi Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB).
Tekad disampaikan saat berlangsungnya Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Bajuin, Kamis (28/7). Acara dibuka Camat Bajuin, Syahri.
Rembuk stunting ini dihadiri Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Tala, Nor Hidayat, dan perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Tala.
Sedang dari Kecamatan Bajuin, selain camat hadir Ketua Tim Penggerak PKK Bajuin, Kepala Puskesmas, seluruh Kades di Bajuin, tenaga ahli Rumah Desa Sehat (RDS) Kabupaten, RDS Kecamatan, Bidan, Tim Pendamping Keluarga dan Penyuluh KB.
Menurut Syahri, upaya penurunan stunting harus terkordinasi dengan baik di semua desa. Terlebih lagi untuk penurunannya mencapai Rp 1,4 miliar. Sehingga program ini diharapkan berjalan dengan baik.
Sementara, Kepala DP2KBP3A Tala Nor Hidayat mengatakan, upaya percepatan penurunan stunting akan berhasil bila ditangani secara terpadu, berkesinambungan dan sinergisitas antar semua pihak.
“Stunting dapat segera turun kalau semua bekerja secara terpadu dan berkesinambungan,” tandasnya.
Saat ini ada 5 desa yang berkomitmen siap menjadi Kampung KB, yakni Desa Kunyit, Tirta Jaya, Galam, Pemalongan dan Desa Sungai Bakar. Lima desa ini pada akhir 2022 sudah berstatus Kampung KB.
Di Kecamatan Bajuin, sedikitnya ada empat desa sudah menyandang Kampung KB. Yakni, Desa Tebing Siring, Tanjung, Bajuin dan Desa Ketapang. (ril/foto: ist)