SLEMAN, banuapost.co.id– Sukses menyudahi perlawanan Vietnam di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (6/8) malam, hingga memastikan lolos ke semifinal Piala AFF U-16 2022, tidak terlepas dari dorongan semangat nasionalisme dan patriotisme sang pelatih, Bima Sakti.
Padahal saat itu, Garuda Muda, julukan Timnas Indonesia U-16, dalam kondisi tertekan karena kecolongan 1-0 di babak pertama lewat penalti Nguyen Cong Phuong di menit ’40.
Timnas Indonesia comeback pada babak kedua dengan mencetak dua gol. Hasil itu membuat Garuda Muda berstatus juara Grup A Piala AFF U-16 2022. Mengoleksi poin 9 dari tiga laga. Memasukan 13 dan kemasukan 1 gol.
Setelah tertinggal pada babak pertama, Bima Sakti mengaku memberikan semangat dengan mengucapkan kalau kalah, peluang lolos ke semifinal menipis.
“Begitu turun minum, di ruang ganti saya sampaikan, kesempatan tidak datang dua kali. Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk berjuang membela bangsa dan negara,” jelas Bima Sakti dalam konferensi pers usai laga.
Tampil lebih maksimal lagi, manfaatkan peluang dan kurangi kesalahan. Alhamdulillah, kami bisa mencetak gol di awal-awal (babak kedua),” sambung mantan gelandang Timnas Indonesia itu.
Menurut Bima Sakti, babak kedua menjadi titik balik bagi anak asuhannya. Taktik yang digunakan serta semangat para pemain, membuat target Indonesia untuk meraih kemenangan akhirnya terwujud.
Kemenangan ini membuat Indonesia di semifinal menunggu juara Grup C. Antara Timnas Malaysia atau Myanmar.
Sedang Vietnam harus puas diperingkat kedua dengan enam poin. Bahkan Golden Star Warriors belum pasti lolos sebagai runner-up terbaik. (yb/foto: dok)