Bogor, banuapost.co.id– Gol cepat Dimas Drajad di menit ketiga babak pertama, membantu timnas Indonesia bungkam Curacao dalam FIFA matchday jilid II di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (27/9) malam. Garuda menang dengan skor 2-1.
Empat hari sebelumnya pada pertemuan pertama, Garuda juga berhasil meraih kemenangan atas salah satu timnas asal kepulauan Karibia itu dengan skor 3-2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (24/9).
Baru tiga menit pertandingan berjalan, Timnas Indonesia sudah membuka skor setelah Witan Sulaeman melepaskan tembakan keras. Kiper Curacao, Jeremy Bodak, sempat menepisnya. Namun bola muntah dimaksimalkan Dimas Drajad yang berdiri bebas di dalam kotak penalty.
Curacao sempat beberapa kali melakukan upaya untuk menciptakan gol penyeimbang. Namun tidak ada yang menemui sasaran karena solidnya pertahanan Garuda.
Menit ke-17, Saddil Ramdani sempat berupaya melakukan tusukan ke kotak penalti. Dia terjatuh saat melakukan upaya tersebut. Tetapi wasit tidak menganggapnya pantas untuk diganjar penalti.
Taktik Shin Tae-yong menerapkan tekanan dengan garis pertahanan tinggi, berfungsi dengan baik. Curacao kesulitan menemukan cara untuk melakukan penetrasi.
Menit ke-27, Timnas Indonesia mendapatkan tendangan bebas di tempat strategis. Namun, tandukan dari Rizky Ridho masih belum menemui sasaran.
Curacao mendapatkan peluang emas pada menit ke-30 ketika pertahanan Indonesia agak terbuka. Namun, percobaan tembakan dari pemain Curacao masih melebar. Beberapa menit kemudian. kiper Syahrul Fadil menutup ancaman dengan cepat.
Menit ke-40, Timnas Indonesia kembali mendapatkan bola mati. Namun, umpan dari Saddil Ramdani tak sampai ditanduk Egy Maulana Vikri.
Hingga wasit meniupkan peluit, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Indonesia unggul 1-0 saat jeda turun minum.
Curacao mengejutkan Indonesia di awal babak kedua. Jeremy Antonisse membobol gawang Syahrul Trisnal pada menit ke-47 usai menerima umpan terobosan dari Juninho Bacuna ke kotak penalti. Dia kemudian melepaskan tembakan dengan kaki kanan yang mengarah ke tiang jauh.
Indonesia mendapat tendangan bebas di sisi kiri. Bola dihalau pemain Curacao dan Rachmat Irianto mencoba menyambar dengan tendangan voli dari luar kotak penalti. Upaya Rachmat Irianto masih melambung di atas gawang.
Saddil Ramdani melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Tapi kiper Curacao masih bisa menepisnya.
Curacao harus bermain dengan 10 orang mulai menit ke-80. Juninho Bacuna mendapat kartu kuning kedua menyusul pelanggaran kepada Marselino Ferdinan.
Dendy Sulistyawan mengembalikan keunggulan Indonesia pada menit ke-87. Witan Sulaeman melakukan aksi individu di kotak penalti dan melepaskan umpan ke depan gawang. Dendy langsung menyambar bola untuk membawa Indonesia unggul 2-1.
Selepas gol ini hingga babak kedua berakhir, tak ada gol tercipta baik oleh Timnas Indonesia maupun Timnas Curacao.
Susunan Pemain, Indonesia: Syahrul Trisnal; Yacob Sayuri, Elkan Baggott, Rizki Ridho, Pratama Arhan (Ramadhan Sananta 73′); Ricky Kambuaya (Marselino 54′), Rachmat Irianto, Egy Maulana (Dendy 66′), Saddil Ramdani (Ferarri 73′), Witan Sulaeman; Dimas Drajad (Rafli 66′)
Curacao: Tyrick Jeremy Bodak, Justin Shane Ogenia, Nathangelo Alexandro Markelo, Rhu-Endly Aurelio Jean-Carlo Martina, Juninho Gracielo Bacuna, Leandro Jones Johan Bacuna, Rolieny Nonato Luis Bonevacia (Kevin Felida 46′), Shermaine Dacildes Efraim Martina (Bradley Martis 46′), Gevaro Giomar Magno Nepomuceno (Jeremy Antonisse 46′), Kenji Joel Gorre, Rangelo Maria Janga (Gino van Kessel 77′). (yb/foto: ist)