BANJARBARU, banuapost.co.id– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan luncurkan 3 program sekaligus, untuk sejahterakan para mustahik (penerima zakat) di Bumi Lambung Mangkurat. Program tersebut juga bekerjasama dengan BAZNAS RI serta PT. Paragon Technology and Innovation (Paragon Technology).
3 program yang diluncurkan di Gedung Idham Chalid, Setdaprov Kalsel, Selasa (6/12) petang lalu, yakni Zmart, peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan beasiswa BAZNAS.
Zmart merupakan program yang dibuat untuk memberdayakan ekonomi para mustahik dalam bentuk toko skala mikro hingga kecil. Sebanyak 100 UMK yang tersebar di Kalsel mendapat bantuan program ini.
“Para mustahik ini tidak hanya kami berikan fasilitas. Kami dampingi juga infrastruktur penjualan dan logisitiknya kita BAZNAS sendiri yang memasok untuk mereka,” ucap Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan.
Dengan sistem tersebut, Saidah menilai, dapat memangkas rantai penyaluran logistik. Sehingga harga barang yang dijual para mustahik ini lebih kompetitif.
Di Program Beasiswa BAZNAS, bertujuan untuk memberikan kesempatan para mustahik dapat mengenyam Pendidikan di Perguruan Tinggi ternama di Kalimantan Selatan bahkan Timur Tengah
“Penyaluran Beasiswa ada 50 penerima manfaat dari perguruan tinggi yang telah bermitra dengan BAZNAS Kalsel. yaitu UIN, ULM, UNISKA, STIMI Banjarmasin, Poliban, Politeknik Hasnur, STAI Darul Ulum Kandangan, dan IAI Darussalam Martapura,” tutur Ketua BAZNAS Kalsel, Irhamsyah Safari
Sedang 14 penerima lainnya mendapat kesempatan mengemban pendidikan di Universitas Al-Azhar, Mesir yang merupakan salah satu perguruan tertua didunia.
“Sementara bantuan peningkatan kualitas RTLH, kami berikan kepada 50 mustahik dengan masing-masing bantuan Rp25 juta,” kata Irhamsyah
Disisi lain, Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar berharap para penerima manfaat tersebut dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan dengan baik.
Dia juga mengajak BAZNAS untuk terus bersinergi menekan angka inflasi di Kalsel.
“Bantuan ini dimanfaatkan dengan baik untuk membantu perekonomian bapak/ibu sekalian. Kita tidak tahu kondisi tahun mendatang bagaimana, namun kita harapkan program semacam ini menjadi angin segar untuk menekan angka kemiskinan dan inflasi di Kalsel sendiri,” ujarnya. (oie/foto: ist)