PELAIHARI, banuapost.co.id – Seorang anggota Polsek Bati-Bati kena sabet parang saat berupaya mengamankan orang denan gangguan jiwa (odgj) yang mengamuk didekat sebuah bengkel di Desa Padang, Kabupaten Tanah Laut.
Peristiwa tersebut terjadi Senin (24/7) sekitar pukul 16.30 WITA. Berawal dari informasi warga, adanya lelaki mengamuk di bengkel milik Edi di Desa Padang. Anggota Polsek Bati-Bati, Bripka Hendra Setiawan langsung menuju lokasi dan mendapatkan lelaki yeng dikenal bernama Hendri sedang mengamuk dengan sebilah parang.
Hendra berupaya menenangkan lelaki yang diketahui merupakan warga RT 7 Desa Ujung dan memang pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum.
Saat salah seorang anggota berhasil mengamankan Hendri dari belakang, Bripka Hendra Iskamdar mencoba mengambil parang dari tangan sang ODGJ.
Namun tiba-tiba Hendri berontak, hingga tangan Hendra terkena sabetan parang yang masih dipegang Hendri. Telapak tangan kiri Bripka Hendra mengalami luka sepanjang 5 sentimeter dan dalam sekitar 3 sentimeter.
Bripka Hendra langsung dibawa ke RSUD Hadji Boejasin, Pelaihari, sementara Hendri saat ini masih diamankan di ruang tahanan Polsek Bati-Bati.
Kapolres Tala, AKBP Rofikoh Yunianto melalui Kasi Humas Polres Tala Iptu Hari Setiawan membenarkan adanya anggota Polsek Bati-Bati yang mengalami luka saat mengamankan lelaki ODGJ.
“Saat ini anggota kami sedang mendapatkan perawatan di RSUD Hadji Boejasin, akibat luka yang dialaminya,” kata Kapolres.
Selain petugas dari Polsek Bati-Bati, upaya menenangkan Hendri dibantu Relawan BRC kecamatan setempat. (zul/foto: ist)