PELAIHARI, banuapost.co.id– Mahfud, Nelayan Desa Sungai Rasau, Kabupaten Tanah Laut, yang sempat dikabarkan hilang, akhirnya ditemukan pada Selasa (25/7) pagi. Lelaki berusia 50 tahun itu ditemukan adik kandungnya sendiri, tidak jauh dari titik perahunya ditemukan.
Warga Kecamatan Bumi Makmur itu sempat dinyatakan hilang sejak pukul 08.00 Wita atau beberapa saat setelah seorang nelayan menemukan perahunya terombang-ambing di Pantai Muara Desa Bawah layung, Kecamatan Kurau.
Diduga lelaki yang biasa mencari udang sejak pukul 06.30 Wita itu, terjatuh ke air akibat hipertensi, sampai akhirnya dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan, relawan dan kerabatnya. Pencarian berlangsung hingga menjelang malam.
Pencarian berlanjut pada pagi hari Selasa tim SAR gabungan dan kerabat melanjutkan pencarian, sekitar pukul 07.00 Wita, jasad korban ditemukan tidak jauh dari lokasi perahunya ditemukan warga.
Lesman, teman almarhum yang ikut melakukan pencarian mengatakan, pencarian pada pagi hari berlangsung terpencar, hingga kebetulan tim yang berada di dekat titik perahu ditemukan melihat jasad mengapung dan segera mendekati.
“Salah satu dari tim pencari di dekat lokasi perahu korban ditemukan ada Ardiansyah, adik kandung almarhum,” kata Lesman, Ketua RT 10 Desa Sungai Rasau yang juga teman almarhum.
“Setelah melihat jasad tersebut adalah Mahfud, tim SAR gabungan dan warga langsung menevakuasinya ke rumah duka di Desa Sungai Rasau,” kata Lesman melalui pesan singkat.
“Rencananya, jasad akan segera dimakamkan, mengingat jasad sudah satu hari satu malam,” terang Lesman.
Jasad ayah tiga anak itu akan dimakamkan sekitar pukul 11.00 Wita di pemakaman umum di Desa Sungai Rasau. (zkl/foto: ist)