PELAIHARI, Banuapost.co.id– Pejabat (Pj) Bupati Tanah Laut (Tala), H Syamsir Rahman, Selasa (23/1) mengukuhkan 11 orang Ketua Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tala di Balairung Tuntung Pandang Pelihari.
11 Ketua Kelompok KTNI Tala ini dikukuhkan untuk masa bakti 2023-2028, dengan tujuan untuk membantu pemerintah dan petani dalam upaya meningkatkan hasil produksi pertanian.
Usai pengukuhan Pj Bupati Tala mengatakan, pengukuhan Ketua Kelompok KTNA Tala ini bertujuan untuk mengembalikan para penyuluh dan KTNA pada khitahnya, pada jatidirinya sebagai sebagai pengawal pertanian.
“Saya hari ini berupaya untuk mengembalikan penyuluh dan KTNA pada khitahnya dan jatidirinya sebagai pengawal pertanian,” kata Pj Bupati kepada awak media.
Bagaimana pun, menurut Pj Bupati, penyuluh dan KTNA merupakan bagian dari mitra pemerintah dalam upaya meningkatkan hasil produksi pertanian.
Tala memiliki tanah yang subur seharusnya mampu mencukupi kebutuhan sendiri, tidak tergantung dengan daerah lain.
“Jadi kita Tala harus mampu mencukupi kebutuhan sendiri, tidak tergantung daerah laih, bahkan kalau bisa justru dapat membantu daerah lain,” kata Pj Bupati lagi.
Apalagi, tambah Pj Bupati. saat ini ibukota negara sedang dipersiapkan di Kaltim, yang sudah tentu membutuhkan dukungan dari provinsi di sekitarnya.
Ada beberapa komoditas yang dapat diandalkan selain beras dan jagung, seperti bawang merah yang sudah berhasil dibudidayakan di Tala, buah naga dan lain-lain.
Sementara, Ketua KTNA Tala, Muhammad Amin Isnin mengatakan, program jangka pendeknya KTNA Tala tentu saja membantu petani dalam upaya meningkatkan hasil produksi pangannya.
Para Ketua Kelompok KTNA yang baru dikukuhkan ini akan membantu petani di Kecamatan masing-masing.
Hanya saja, diakui oleh M Amin Isnin, saat ini petani di Tala dihadapkan pada masalah pengurangan pupuk, sehingga hal ini dapat menjadi kendala bagi petani“Pengurangan pupuk ini sangat berpengaruh bagi upaya petani meningkatkan hasil produksinya,” kata Ketua KTNA Tala.
Menurut M Amin Isnin, saat ini jatah pupuk urea untuk 1 hektar lahan padi hanya 200 kg, sebelumnya mencapai 300 kg. Untuk NPK yang sebelumnya 350 kg sekarang hanya 150 kg.
Pengukuhan Ketua Kelompok KTNA Tala ini ditandai dengan Sarasehan KTNA 2024 dengan tema “Peningkatan Peran KTNA dalam Mendukung Peningkatan Produksi Pangan” serta Temu Teknis PPL Tala 2024.
Pada pengukuhan ini hadir Kepala Dinas Tanaman pangan Hortikultura dan Perkebunan, Farid Widyatmoko, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Akhmad Taufik dan Kepala Dinas Peternakan, Iwan Persada. (zkl/foto: ist)