PELAIHARI, Banuapost.co.id– Seorang pengunjung obyek wisata di Tanah Laut, Senin (1/1) meregangnya akibat motor yang dikemudikannya bersenggolan dengan motor lain sebelum bertabrakan dengan mobil Agya.
Musibah lalulintas ini terjadi sekitar pukul 17.30 Wita, di kawasan RT 01 RW 01 Desa Sungai Riam atau ruas jalan Raya Pelaihari-Batakan.
Muhammad Yafizah, warga RT 01 RW 01 Jalan Perintis Raya, Kabupaten Tapin, meninggal dalam kejadian tersebut pulang dari obyek wisata bersama rekannya Muhammad SyapiiI, warga Jalan Irigasi Desa Tambak Bincau, Kabupaten Banjar.
Peristiwa naas itu terjadi ketika motor Vario DA 6285 BAG bersenggolan dengan motor Suzuki Shogun DA 4484 OQ yang dikendarai Hendri Yani, warga Jalan Ambawang, Anjir Serapat Barat, Kabupaten Kapuas.
Setelah senggolan terjadi, motor yang dikemudikan M Yafizah oleng ke kanan, pada saat bersamaan datang mobil Agya nomor polisi DA 1645 PS yang meluncur dari arah Pelaihari menuju Batakan.
Karena jaraknya sudah dekat, tabrakan kendaraan roda dua dan mobil tidak terhindarkan, hingga akhirnya Yafizah menghembuskan nafas di RSHB Pelaihari.
Mobil Agya DA 1645 PS saat kejadian dikemudikan Jamaluddin. warga RT 004 RW 003, Desa Sumber Baru, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar. Mobil ditumpangi Malik, warga Sumber Baru RT 004 RW 000, Desa Sumber Baru, KecamatanSungai Pinang, Kabupaten Banjar, dan Rifa Azizah, warga Sumber Baru RT002 RW 000, Desa Sumber Baru, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar.
Kasatlantas Polres Tala, Iptu Andika Mustika Adya, membenarkan adanya insiden kecelakaan lalulintas yang merenggut korban jiwa di Jalan Raya Pelaihari-batakan atau di kawasan Desa Sungai Riam, Kecamatan Pelaihari.
Menurut Kasatlantas, berdasarkan keterangan yang diambil dari beberapa orang saksi dan olah tempat kejadian, tabrakan itu berawal dari dua motor yang datang dari arah yang sama bersenggolan, motor Vario yang berada di belakang motor Shogun menyenggol bagian belakang Shogun.
“Akibat senggolan tersebut motor Vario oleng ke kanan dan pada saat bersamaan melintas mobil Agya yang datang dari arah berlawanan, karena jaraknya sudah dekat tabrakan tak terhindarkan,” kata Kasatlantas saat dikonfirmasi.
Korban yang kondisinya cukup parah langsung di evakuasi ke RSHB Pelaihari. Namun saat mendapat perawatan tim petugas IGD RSHB, Yafizah menghembuskan nafas terakhir.
Muhammad Syapi’i yang dibonceng korban mengalami luka pada bagian kepala dan pinggang yang di bawa ke RSUD H.Boejasin untuk penanganan lebih lanjut.
Sedang Hendri Yani dan Karlina tidak mengalami luka, karena motornya tidak terjatuh setelah bersenggolan dengan motor korban. (zkl/foto: ist)