PELAIHARI, Banuapost.co.id- Insiden longsor terjadi di kawasan pegunungan wilayah Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Selasa (21/4/2026) sore, menimpa para pendulang yang tengah beraktivitas di lokasi tersebut.
Peristiwa nahas itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.00 Wita. Empat orang pendulang tertimbun material longsoran tanah. Dari jumlah tersebut, satu orang pria berusia sekitar 40 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah sempat tertimbun.
Lokasi kejadian yang berada di wilayah pegunungan Desa Sungai Bakar membuat proses evakuasi berjalan cukup sulit. Jarak yang jauh dari permukiman serta medan yang terjal menyebabkan tim membutuhkan waktu lebih lama untuk mengevakuasi para korban.
Kepala Desa Sungai Bakar, H Hadran, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Benar, kejadiannya sekitar pukul 15.00 Wita. Satu orang meninggal dunia, tiga lainnya selamat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses evakuasi memakan waktu sekitar dua jam. Korban kemudian dibawa dari kaki pegunungan menggunakan ambulans dan tiba di permukiman warga sekitar pukul 20.00 Wita.
Tiga korban selamat langsung dilarikan ke RSUD Haji Boejasin Pelaihari untuk mendapatkan perawatan medis. Dari hasil pemeriksaan, satu orang diperbolehkan pulang karena hanya mengalami luka ringan.
Sementara itu, dua korban lainnya masih menjalani perawatan intensif akibat mengalami patah kaki. Selain itu, satu korban juga mengalami luka di bagian kening yang diduga akibat terkena serpihan batu saat longsor terjadi.
Hingga kini, pihak terkait masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti insiden longsor tersebut. (zkl/foto: ist)