PELAIHARI, banuapost.co.id – SSB Junior 2000 akhirnya berhasil meraih tiket untuk berlaga di zona nasional kompetisi Piala Soeratin U-15 tahun 2026. Tim Asal Kota Banjarmasin itu tampil sebagai juara setelah di final mengalahkan tim favorit lainnya Haus Soccer Banjarmasin melalui drama adu penalti 5-4 di Stadion Pertasi Kencana Pelaihari, Minggu (30/8).
Kedua kesebelasan terpaksa mengakhir pertandingan setelah 2 x 40 tidak mampu menjebol gawang lawan masing-masing. Sampai peluti panjang ditiup wasit Syamsul asal Kabupaten Tala kedua kesebelasan bermain kacamata 0-0.
Pada adu penalti lima algojo penendang penalti SSB Junior 2000 berhasil menjalankan tugas dengan baik, sedangkan penendang terakhir Haus Soccer gagal menjalankan tugasnya. Tendangannya melesat diatas mistar gawang.
Gagalnya pemain terakhir Haus Soccer tersebut disambut gegap gempita pemain cadangan dan orang tua pemain yang memadati tribun Stadion Pertasi Kencana.
Sebebnarnya pada pertandingan 2 x 40 menit kedua kesebelasan sama-sama memiliki peluang mencetak gol, salah satunya di menit terakhir, sebuah serangan Junior 2000 dari sektor kiri pertahanan Haus Soccer nyaris menjadi penentu pertandingan, sayang bola tendangan pemain Junior 2000 masih menerpa tiang kiri gawang Haus Soccer yang dikawal Muhammad Erwan.
Pelatih Kepala SSB Junior 2000, Ronivon de Carvalho usai pertandingan memuji semangat tim asuhannya, namun demikian ia juga memuji penampilan pemain-pemain Haus Soccer.
“Saya senang anak-anak tampil penuh semangat, sehingga mampu menjadi juara,” kata Ronie.
Menurut Ronie, ini menunjukkan bibit-bibit pemain lokal Kalsel sangat potensial, tinggal bagaimana membina mereka saja lagi, Ia berharap semua daerah melakukan pembinaan terhadap talenta-talenta muda agar dapat bersaing dengan pemain daerah lain.
Menyinggung persiapan menjadi wakil Kalsel di U-15, pelatih asal Brasil itu mengatakan sudah berbicara dengan tim pelatih mengenai persiapan ke ajang nasional.
“Saya tadi sudah berbicara dengan tim pelatih, mengenai persiapan kedepannya, terutama segera melakukan evaluasi dan menyusun program,” katanya.
Ronnie menegaskan ia tidak ingin tim yang dibawanya nanti hanya datang sebagai pelengkap, untuk itu ia merasa perlu persiapan matang pemain yang akan dibawanya.
“Kami tidak ingin hanya datang dan cepat kembali,” ujarnya lagi.
Selain meraih juara I dan Piala Bergilir, dua pemain Junior 2000 juga terpilih sebabai pemain terbaik dan kiper terbaik kompetisi ini.
Sementara itu anggota Komite Eksekutif (Exco) Asprov PSSI Kalsel, H Sukamta mengucapkan syukur atas suksesnya kompetisi Piala Soeratin 2026 Zona Kalsel mulai dari yang U-13, U-15 dan U-17.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh SSB yang berpartisipasi pada kompetisi Piala Soeratin 2026 ini.
“Alhamdulillah kompetisi berjalan lancar dan sudah menghasilkan wakil Kalsel di tiga kelompok umur, kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh SSB yang berpartisipasi pada kompetisi ini,” katanya.
Para wakil Kalsel ini nantinya akan bersaing di tingkat nasional yang dijadwalkan pada bulan September ini. (zkl/foto: zul)