TEMBILAHAN, banuapost.co.id–
Kerukunan Buhan Banjar (KBB) se Provinsi Riau menggelar halalbihalal dengan
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, Jumat (26/7) malam, di Kabupaten Indragiri
Hilir.
Di acara yang berlangsung di Lapangan Gajah Mada, Tembilahan,
Indragiri Hilir, Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel itu, datang didampingi
istri, Hj Raudatul Jannah dan rombongan.
Kedatangan Paman Birin dan Acil Odah, sapaan akrab Hj
Raudatul Jannah, beserta rombongan,
disambut langsung Gubernur Riau, Syamsuar, dan Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan.
Menurut bupati, masyarakat Tembilahan yang mayoritas Suku
Banjar, sudah lama menunggu kedatangan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor.
“Karena itu, saya ucapkan terimakasih atas
kedatangan Paman Birin beserta istri di Inhil (Indragiri Hilir, Red.) yang merupakan kabupaten terluas
di Riau ini,” ujar HM Wardan.
Inhil meski dihuni suku lainnya, seperti Melayu dan
Bugis, sambung HM Wardan, namun mayoritasnya Suku Banjar. Bahkan peran ulama
Banjar sangat berpengaruh.
“Seperti Tuan Guru Syeikh Abdurahman Siddiq atau Tuan
Guru Sapat, yang makamnya sering didatangi masyarkat Inhil,” jelas HM Wardan.
Sementara Paman Birin, selain mengaku serasa pulang kampung
meski berada di Tembilahan, negeri hamparan kelapa dunia ini, juga bangga dapat
bersilaturahmi dengan masyarakatnya yang mayoritas urang Banjar.
“Ke Tembilahan ini rasa pulang kampong. Bahasa Banjar
disini kental, seperti bukan di Sumatera. Apa yang bisa saya bantu untuk
menguatkan budaya Banjar di Tembilahan, pasti saya bantu asal sesuai aturan,”
ujar Paman Birin.
Pada kesempatan ini, Paman Birin menyerahkan bantuan sebesar
Rp 50 juta untuk penyelenggaraan halalbihalal Kerukunan Buhan Banjar (KBB) di
Tembilahan ini.
Tak hanya itu, Paman Birin juga membagi 180 lembar kain
sasirangan kepada masyarakat Tembilahan, Riau, serta menandatangani prasasti pembangunan Museum Budaya
Banjar di Inhil.
Paman Birin dan istri serta rombongan, ke Tembilahan
mengggunakan speedboat dari Batam kurang lebih 5 jam perjalanan. (dev/foto: hum)
