PELAIHARI, banuapost.co.id– Tiga titik api di tiga tempat terpisah muncul
di Kabupaten Tanah Laut, Jumat (26/7) siang. Salah satu titik terpaksa
dipadamkan menggunakan helikopter pemadam atau water bombing, karena berada jauh dari jangkauan mobil pemadam
kebakaran.
Tititk
api pertama muncul di kawasan Desa Asam Jaya, Kecamatan Jorong. sekitar pukul
11.00 Wita, namun api dapat dipadamkan tim reaksi cepat BPBD Posko Jorong dan
relawan warga setempat. Api sempat menghabiskan 0,5 hektare lahan belukar.
Pada
pukul 12:30 Wita, karhutla terjadi di Desa Bentok Kampung, Kecamatan Bati-Bati.
Api tidak sempat membesar berkat kesigapan TRC BPBD Tala dibantu anggota
Koramil 1009-03 Bati-Bati.
Sekitar
pukul 13:59 Wita, giliran di Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang. Di
lokasi ini, petugas BPBD Tala terpaksa meminta bantuan pemadaman menggunakan
helikopter BNPB yang stanby di Bandara Syamsuddin Noor.
Kawasan
lahan kosong yang sulit dijangkau dengan mobil pemadam kebakaran, sempat mengeluarkan
asap tebal yang terlihat jelas dari jalan raya Trans-Kalimantan. Sekitar 1
hektare lahan sempat terbakar.
Kepala
Pelaksana BPBD Tala, M Kusri membenarkan pihaknya dibantu berbagai pihak sudah
memadamkan dua titik api. Namun salah satunya terpaksa meminta bantuan
pemadaman melalui udara.
“Satu
titik api terpaksa menggunakan helikopter, karena lokasinya tidak ada akses
jalan,” kata M Kusri yang diminta keterangannya melalui pesan singkat.
Menurut catatan banuapost.co.id- hingga saat ini lebih dari 25
kali karhutla terjadi di Kabupaten Tanah Laut. Namun masih dapat diatasi petugas
BPBD, Manggala Agni TNI dan Polri, pemadam swasta serta relawan. (zkl/foto: zul yunus)
