PELAIHARI, Baniapost.co.id- Bupati Tanah Laut (Tala), H Rahmat Trianto, menegaskan, siswa-siswi MAN Insan Cendekia (MAN IC) Tanah Laut merupakan generasi pilihan yang dipersiapkan menjadi calon pemimpin bangsa di masa depan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pengukuhan dan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas XII MAN Insan Cendekia Tala generasi ke-8 di Gedung Ainun Habibie pada Kamis (7/5/2026).
Dalam arahannya, H. Rahmat mengingatkan para siswa agar selalu bersyukur karena tidak semua anak memiliki kesempatan mengenyam pendidikan di sekolah unggulan berbasis asrama tersebut.
“MAN Insan Cendekia ini lahir dari gagasan besar untuk mencetak generasi yang bukan hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga kuat dalam iman dan ketakwaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sekolah unggulan seperti MAN Insan Cendekia dibangun untuk membentuk karakter, kedisiplinan, nasionalisme, dan kepemimpinan generasi muda Indonesia.
Menurutnya, para lulusan harus menjaga nama baik almamater di mana pun berada. Sebab, setiap tindakan para alumni akan membawa nama sekolah yang telah membesarkan mereka.
“Kalian adalah orang-orang terpilih. Kalau membawa kebaikan mungkin tidak selalu dipuji, tapi ketika membawa hal yang buruk, itu akan menjadi sorotan. Karena itu jagalah marwah almamater,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmat juga mengajak para siswa untuk memiliki tujuan hidup yang jelas dan berani menentukan pilihan hidup masing-masing.
Ia menilai setiap orang memiliki jalan perjuangan berbeda, termasuk para siswa MAN Insan Cendekia yang telah memilih pendidikan berasrama dengan disiplin tinggi sebagai bagian dari proses pembentukan diri.
“Setelah ini kalian akan melanjutkan perjalanan masing-masing, ada yang ke UI, UGM, luar negeri, bahkan Al-Azhar. Apa pun pilihan kalian, capailah dengan langkah yang terencana dan tujuan hidup yang jelas,” pesannya.
Bupati Rahmat berharap para lulusan MAN Insan Cendekia Tala mampu menjadi generasi yang sukses dunia dan akhirat serta membawa nama baik orang tua, daerah, dan bangsa Indonesia. (zkl/foto: prokopimtala)