INDRAGIRI HILIR, banuapost.co.id–
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dan rombongan, memanfaatkan perjalanan
silaturahmi dengan Keluarga Besar
Bubuhan Banjar di Tembilahan, Riau, berziarah ke Makam Syekh Abdurahman Siddiq
bin Muhammad Afif Al Banjari atau yang dikenal Tuan Guru Sapat, Jumat (26/7).
Makam Tuan Guru Sapat terletak di Desa Teluk Dalam,
Kecamatan Kuala Indragiri, (Kuindra), Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Tuan Guru Sapat adalah seorang ulama dari Banjar yang
dikenal luas. Bahkan sampai di Mekkah, karena ia juga menjadi pengajar di
Masjidil Haram. Muridnya tersebar sampai ke Singapura, Malaysia. Tuan Guru Sapat
wafat 10 Marer 1930.
Kedatangan Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel itu,
disambut Wakil Bupati (Wabup) Indragiri Hilir (Inhil), H Syamsuddin Uti, beserta
jajaran.
Tampak juga menyambut, anggota DPRD Provinsi Riau, Agus
Triansyah, sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil, Sekcam Kuindra
dan Unsur Forkopimcam, Pengurus Keluarga Bubuhan Banjar (KBB) dan Laskar Banjar
Dalas Hangit (LBDH), serta tokoh agama dan masyarakat
Paman Birin tiba di Indra Giri Hilir, dengan menggunakan kapal feri dari Kota Batam,
Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di pelabuhan setempat.
Wakil Bupati Indra Giri Hilir, H Syamsuddin Uti, mengaku bangga
dapat menyambut kedatangan Gubernur Kalsel dan rombongan. Apalagi mengingat historis
keturunan negeri berjuluk seribu parit ini, masyarakatnya mayoritas berasal
dari Suku Banjar.
“Jadi kebanggaan, beliau juga berziarah ke Makam
Tuan Guru Sapat. Ini jadi pengikat kita,” ujarnya.
Syamsuddin berharap silaturrahmi yang telah terjalin
dengan baik ini dapat terus ditingkatkan. “Mudah-mudahan nanti kami juga
akan ke Kalsel, Insya Allah, kita akan datang ke sana,” imbuhnya.
Sementara Gubernur Kalsel menjelaskan, kedatangannya
bersama rombongan di samping menghadiri kegiatan di Inhil, juga untuk berziarah
ke Makam Tuan Guru Sapat.
Gubernur juga berharap, kedatangannya ini agar selalu
mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Karena telah bersilaturrahmi,
beranjangsana dan kunjung-mengunjungi antar sesama.
“Harapan kita sama-sama membina umat, menciptakan
kerukunan dan keharmonisan, serta meningkatkan silaturrahmi,” imbuhnya. (dev/foto: hum)
