PALANGKA RAYA, banuapost.co.id– Kegiatan Temu Regional
Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM), Pengurus Wilayah ‘Aisyiah (PWA), dan
Pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) se-Kalimantan akan dirangkai dengan
sejumlah kegiatan lain. Salah satunya, lokakarya “Kepastian Hak Atas Tanah Aset
dan Tanah Wakaf di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah”.
Menurut Sekretaris
PWM Kalteng, HM Zuhri, kepada wartawan, Sabtu (27/7), pelaksanaan diskusi
nasional tersebut dipercayakan kepada PWM Kalteng setelah mendapat penunjukan
dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Majelis Wakaf dan Kehartabendaan.
“Insya
Allah, kegiatan kita laksanakan pada 14-15 September mendatang di lingkungan
Kampus UMP,” terang Zuhri.
Dia
melanjutkan, kegiatan sesuai arahan Pengurus Pusat Muhammadiyah, lokakarya ini
merupakan salah satu bagian dari upaya sosialisasi terkait pengamanan
tanah-tanah persyarikatan Muhammadiyah di seluruh Indonesia.
Temu
Regional PWM, PWA, dan Pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM)
se-Kalimantan sedianya digelar di Bahalap Hotel, Palangka Raya, juga pada 14-15
September mendatang.
Sebelumnya,
Ketua PWM Kalteng, Dr H Ahmad Syar’i, mengatakan, kegiatan akan mempertemukan
para pengurus PWM, PWA, dan rektor PTM se-Kalimantan, serta mengundang jajaran
Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) kabupaten/kota se-Kalteng.
“Pertemuan
ini merupakan media silaturahmi dan konsolidasi para peserta se-Kalimantan, juga
untuk membahas berbagai persoalan yang saat ini berkembang, khususnya di
wilayah Kalimantan,” terang Syar’i.
Syar’i
melanjutkan, dari pembahasan masalah sosial kemasyarakatan dan kiprah
Muhammadiyah di bidang pendidikan tersebut, diharapkan nantinya menghasilkan
berbagai solusi untuk direkomendasikan ke Pengurus Pusat Muhammadiyah. (sar/foto: ist)
