BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Sebanyak 5.502 karateka se-Kalsel, memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia
(MURI), Minggu (8/9). Ribuan karateka memenuhi kawasan Car Free Day, mulai Jl Jenderal Sudirman hingga Jl Lambung
Mangkurat dan badan Jembatan Merdeka.
Dipimpin Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, yang juga
karateka pemegang sabuk hitam Dan IV, mereka melakukan sejumlah gerakan dasar dan
kata. Pemecahan rekor bagian dari kegiatan puncak peringatan Hari Olahraga
Nasional (Haornas) 2019.
Menurut Manajer Muri, Triyono, aksi ini merupakan pemecahan
rekor. Karena sebelumnya, sudah ada rekor serupa dengan jumlah kareteka
sebanyak 3.000 orang yang dilakukan di Bandung, Jawa Barat.
“Dari ajuan 5.000 orang, setelah kami verifikasi dan
hitung kembali, jumlahnya sebanyak 5.502 karateka. Jumlah ini memecahkan rekor
sebelumnya,” jelas Triyono usai menyerahkan piagam Rekor MURI kepada Gubernur
Sahbirin Noor.
Usai menerima piagam, Sahbirin Noor mengaku bangga dan
berterimakasih dengan para karateka yang terlibat dalam pemecahan rekor ini.
“Alhamdulillah, seperti tadi kita lihat dengan penampilan
prima dan menyenangkan dilihat, indah dilihat. Kita sangat bangga dan haru.
Tidak ada pekerjaan yang susah untuk dikerjakan selama kita mau bergotong
royong dan melakukannya sama-sama,” kata Sahbirin Noor yang akrab disapa Paman
Birin.
Paman Birin yang juga Ketua Forki Kalsel mengatakan,
dengan semangat gotong royong memecahkan rekor MURI, ia ingin masyarakat
Indonesia, khususnya Kalsel, lepas dari kemiskinan, kebodohan dan
keterbelakangan.
Perasaan bangga juga dirasakan sejumlah peserta. Salah
satunya, Uthi, ASN di Samsat Banjarbaru.
“Ini pengalaman pertama, dan ikut bangga karena terlibat dalam pemecahan
Rekor MURI,” imbuh perempuan yang mengenakan jilbab saat ditemui.
Menurut Uthi bersama sejumlah rekan kerjanya dan para
karateka lainnya, ia sudah berlatih selama dua bulan terakhir. Berlatih
karateka punya banyak manfaat. Salah satunya melatih disiplin diri.
“Rencana akan ikut terus berlatih setelah pemecahan Rekor
MURI ini,” ujar Uthi. (emy/foto: iman)
