MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Barito Utara bersama PUPR serta Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan ( PRKPP) setempat, mengukur lahan untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru, Rabu (4/3).
“Kita hari ini melakukan pengukuran lahan untuk
pembangunan IPA PDAM 100 liter per detik dengan dibantu Dinas PUPR, Dinas
PRKPP, Dinas Pertanian dan BPN Barito Utara,” kata Dirktur PDAM Ir Agus
Surjanto, Rabu (4/3) di lokasi lahan yang diukur.
Menurut Agus, karena mencakup semuanya, 2021 nanti bidang
SDA Dinas PUPR akan masuk terkait masalah intek, 2022 bidang Cipta Karya
melalui balai pemukiman di provinsi.
Dalam rangka menindaklanjuti ini, dilakukanlah pengukuran
lahan. Karena selama diminta Balai Pemukiman Provinsi, sementara lahan belum selesai-selesai.
“Alhamdulillah, hari ini terkait masalah lahan untuk IPA
PDAM sudah selesai semuanya. Karena PDAM hanya membuat program saja. Sedang yang
melaksanakan, instansi terkait seperti PUPR dan PRKPP,” jelas Agus.
Dijelaskannya, lahan untuk pembangunan IPA PDAM seluas
dua hektare. Nantinya akan dilaksanakan
secara bertahap. Untuk 100 liter per detik, misalnya nanti dibangun 50 liter
per detik untuk tahap pertama.
“Mungkin nanti kantor PDAM dan perumahan karyawan PDAM
akan pindah ke daerah Kelurahan Jingah ini,” ucapnya.
IPA PDAM yang akan dibangun, lanjut Agus, nantinya
diutamakan untuk Kelurahan Jingah dan Kelurahan Jambu, nanti interkoneksi
dengan Desa Hajak ke bandara baru. (arh/foto:
ist)