JAKARTA, banuapost.co.id– Pemerintah bekerja keras menjaga dan meminimalkan dampak dari penyebaran virus korona di tengah masyarakat yang turut memperlambat ekonomi dunia secara masif.
Di tengah situasi ini, Presiden Joko Widodo dalam
keterangannya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3), memastikan ketersediaan bahan
kebutuhan pokok yang diperlukan masyarakat dan berupaya menjaga dunia usaha
serta roda perekonomian berjalan seperti biasa.
“Pemerintah memastikan ketersediaan bahan kebutuhan
pokok yang cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tandasnya.
Pemerintah, lanjut presiden, juga telah memberikan
insentif kebijakan ekonomi sebagaimana telah diumumkan Menko Perekonomian untuk menjaga dunia usaha
yang telah berjalan agar tetap berjalan seperti biasa.
Menurut presiden, pihaknya juga telah melakukan
langkah-langkah antisipatif bagi jajarannya di Kabinet Indonesia Maju. Meski
demikian, kabinet dapat tetap bekerja sebagaimana biasanya.
Sebagaimana diketahui, salah seorang menteri di kabinet
saat ini tengah menjalani perawatan sebagai dampak dari penyebaran virus korona
tersebut.
“Bahkan hari-hari ini para menteri bekerja lebih
keras, walaupun sebagian dilakukan dengan cara online untuk mengatasi isu
kesehatan dan mengatasi dampak perekonomian akibat Covid-19 ini,” ujarnya.
Selain itu, Kepala Negara meminta masyarakat untuk tetap
tenang, melanjutkan produktivitas dengan sejumlah langkah antisipatif,
sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19, dan bersatu
padu agar wabah virus korona yang telah menjadi pandemi global dapat tertangani
dengan baik.
“Dengan kondisi ini, saatnya kita kerja dari rumah,
belajar dari rumah, ibadah di rumah. Inilah saatnya bekerja bersama-sama,
saling tolong menolong, bersatu padu, dan bergotong royong. Kita ingin ini
menjadi sebuah gerakan masyarakat agar masalah Covid-19 ini bisa tertangani
dengan maksimal,” tandasnya. (yb/din/foto:
rusman)