JAKARTA, banuapost.co.id– Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengapresiasi tindakan proaktif yang jelas dan nyata dari masyarakat. Mulai dari kampanye rajin mencuci tangan, saling memotivasi untuk melakukan social distancing serta saling memberi semangat antar-elemen bangsa dalam menangani pandemic Covid-19.
“Ini karakter asil masyarakat kita. Bergotong royong
menghadapi masalah, sekaligus modal sosial untuk mengatasi persoalan wabah ini,”
ucap Puan, menjawab awak media, kemarin.
Karena itu, lanjut Puan, DPR RI meminta pemerintah
mempercepat upaya-upaya penanggulangan virus korona, meski telah membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan
Covid-19.
“Namun di lapangan, upaya percepatan penanganan belum
terlihat nyata,” tegas penerima gelar Dr (HC) Undip Semarang itu.
Oleh sebab itu, sambung cucu pendiri bangsa yang juga
Presiden ke-1 RI, Ir Soekarno, saatnya melompat lebih jauh, karena berlomba
dengan deret ukur penyebaran virus korona.
“Negara harus betul-betul dirasakan kehadirannya oleh
rakyat dalam memimpin penanggulangan dengan
memperluas pelayanan pemeriksaan di area publik, seperti pasar, stasiun dan
terminal,” jelas Puan.
Bahkan pemerintah, imbau Puan, hendaknya mempermudah masyarakat untuk mendapatkan
informasi terkait korona, seperti peta sebaran kasus dan informasi layanan
kesehatan.
Pemerintah agar melakukan percepatan aksi, seperti
penyediaan alat tes virus korona dalam jumlah massif yang disebar di berbagai
titik pelayanan kesehatan masyarakat.
”Pemerintah secepatnya mencari solusi, agar layanan tes korona
ini bisa dilakukan secara gratis,” imbuh putri Presiden RI ke-5, Megawati
Soekarnoputri itu.
Selain itu, menurut wanita peretas sejarah sebagai Ketua DPR
RI, pemerintah selayaknya menyediakan alat perlindungan diri dari resiko
terpapar kepada warga, seperti masker
dan hand sanitizer secara cuma-cuma.
“Sudah waktunya pula pemerintah menyiapkan bilik
sterilisasi, terutama di terminal/stasiun, transportasi umum dan di tempat
publik lainnya,” ujar mantan Menteri PMK periode pertama pemerintahan Presiden
Joko Widodo itu.
Ditegaskan Puan, DPR RI mendukung penggunaan dana
penanganan dan penanggulangan bencana untuk kegiatan penanggulangan virus korona.
Sementara untuk menjaga ketenangan warga, diingatkan Puan,
pemerintah juga harus menjamin ketersediaan bahan pokok, sehingga tidak
menimbulkan panic buying.
“Pemerintah harus memastikan layanan publik terus
berjalan, meski ada kebijakan Bekerja Dari Rumah (Working From Home) sebagai
penerapan social distancing,” pungkasnya.
Bahkan pemerintah, tekan Puan, harus memikirkan warga
yang kehilangan pendapatan akibat praktik social distancing. Karena itu, perlu
dirumuskan segera kebijakan afirmatif atas dampak korona terhadap masyarakat
yang tidak mampu. (yb/b2n/foto: ist)