PALANGKA RAYA– Imunisasi merupakan salah satu program kesehatan paling efektif dalam pembangunan kesehatan. Utamanya, mencegah kesakitan, kecacatan dan kematian.
“Karena itulah, keberhasilan program imunisasi hanya dapat dicapai dengan cakupan tinggi dan merata bagi masyarakat daerah ini,” jelas pejabat Sekdaprov Kalteng, H Saidina Aliansyah, Selasa (10/7), di sela sela pertemuan advokasi, sosialisasi dan koordinasi kampanye Measle Rubela se Kalimantan Tengah.
Data cakupan imunisasi dasar lengkap di Kalteng 2015, lanjut mantan Kepala Kepegawaian Setdaprov Kalteng ini, ada 70, 2 persen, 2016 ada 75, 8 persen dan 2017 sekitar 85 persen.
Oleh sebab itulah, pencapian target imunisasi memerlukan dukungan para pakar disiplin ilmu. Baik tenaga medis, keperawatan dan ahli kesehatan.
“Juga ahli kesehtan masyarakat, agama dan hukum, dunia pendidikan, serta jajaran lintas program maupun organisasi profesi kesehatan,” jelasnya. (sut/foto: sutran)