KOTABARU, banuapost.co.id– Petambak kepiting bakau di Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru, panen raya.
Petik hasil, sekaligus prestasi gemilang ini, ditunjukkan petambak binaan Lanal Kotabaru, Jumat (29/5). Panen perdana kepiting bakau ini, langsung dilakukan Danlanal Kotabaru, Letkol Laut (P) Guruh Dwi Yudhanto, dan Ketua Jalasenastri Cabang 5 Korcab XIII DJA II, Ny Rike Guruh Dwi Yudhanto.
“Pembinaan potensi maritim terhadap warga pesisir untuk membudidayakan hasil alam, akan terus dilakukan Lanal Kotabaru,” ujar Letkol Laut (P) Guruh.
Pembinaan yang dilakukan, sambung Letkol Guruh, selain memotivasi warga pesisir, juga untuk meningkatkan penghasilan. Karena ujungnya pada kesejahteraan para petani tambak itu sendiri di Bumi Saijaan.
“Awalnya, kepiting bakau dianggap hama. Tapi jika dikelola dan dibudidayakan dengan baik, justru bernilai ekonomis,” jelasnya.
Letkol Guruh tak menampik budidaya kepiting bakau merupakan salah satu produk unggulan di Kabupaten Kotabaru. Sebab produksinya per tahun mencapai 3.967 ton.
“Dengan produksi yang cukup besar, praktis memberikan sumbangan yang cukup besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kotabaru,” imbuhnya.
Ditegaskan Letkol Guruh, melalui program pembinaan petani tambak kepiting, Lanal Kotabaru berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Kotabaru. Terlebih di masa pandemi Covid-19.
“Program dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan, akan terus digalakan Lanal Kotabaru. Hal itu, juga sesuai dengan instruksi Pangkoarmada II, Laksda Heru Kusmanto,” pungkasnya. (her/foto: ist)