TANJUNG, banuapost.co.id– Pelaksanaan Salat Jumat di masjid-masjid di Kabupaten Tabalong, menerapkan protokol kesehatan secara ketat ke jamaah, sejak akan masuk hingga tatanan shaf.
Menurut salah seorang pengurus Masjid Ash-Shiratal Mustaqim, Royani, diperketatnya penerapan protokol kesehatan dimulai sejak dibukanya kembali pelaksanaan Salat Jumat minggu ini.
“Dari masuk area masjid, jamaah harus mencuci tangan dengan sabun, kemudian diperiksa suhu tubuh. Setiap jamaah, juga harus memakai masker,” ujar Royani, Jumat (12/6).
Tidak hanya itu, lanjut Roy, saat di dalam masjid pun setiap jamaah juga harus menjaga jarak dengan jamaah di sampingnya. Atau dengan kata lain, setiap satu shafnya harus dikosongkan.
Menurut Roy, penerapan protokol kesehatan juga berlaku dalam kegiatan salat lima waktu. Setiap jamaah harus tetap menjaga jarak dengan lainnya, dan harus menggunakan masker.
Disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan saat melaksanakan salat di masjid atau di mushola, karena hanya dengan cara inilah penularan Covid-19 dapat diputus penyebarannya.
“Karena itu, kita akan terus mengikuti dan mendukung anjuran pemerintah dalam menyongsong tatanan kehidupan baru atau new normal,” imbuhnya. (sal/foto: ist)