MANDIKAPAU– Penting bagi orangtua mengenal apa saja gejala atau tanda-tanda penyakit campak atau rubella. Selain menular atau infeksi virus, penyakt berisiko tinggi ini selalu ditandai dengan ruam merah berbentuk bintik-bintik pada kulit.
“Umumnya, rubella ini sering terjadi pada anak dan remaja yang belum mendapat vaksin campak, gondok dan lain-lainnya,” jelas Kepala Litbang Kementerian Kesehatan RI, Dr Siswanto.
Virus ini, lanjut Siswanto, sangat membahayakan karena dapat menyebabkan cacat dan kematian. Meski demikian, dapat dicegah dengan imunisasi.
“Oleh karena itu, seluruh siswa-siswi sekolah mulai Paud, TK, SD, SLP dan SLTA yang muridnya masih dibawah 15 tahun, wajib mendapatkan imunisasi MR,” ujar Siswanti di sela acara Pencanangan Kampanye Imunisasi Campak dan Rubella di Pondok Pesantren Miftahussibyan, Desa Mandikapau, Kabupaten Banjar, Rabu (1/8).
Menurutnya, fase pertama telah dilaksanakan imunisasi MR di Pulau Jawa. Sebanyak 3 juta anak telah diimunisasi. Kemudian fase berikutnya, di 28 provinsi di luar Pulau Jawa, termasuk di Kalsel akan menjadi sasaran berikutnya dengan target 32 juta anak. Hingga di 2020, Indonesia bebas dari campak dan rubella. (rny/bdm/foto: ilustrasi)