RANTAU, banuapost.co.id– Kodim 1010/Rantau menggelar simulasi Tactical Floor Game (TFG) penegakan disiplin protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19.
Kegiatan yang melibatkan beberapa unsur, seperti Polres Tapin, Dinkes, Satpol PP, Dishub serta BPBD, dilangsungkan di Aula Parikesit Makodim 1010/Rantau, Rabu, (17/6) pagi.
Menurut Dandim 1010 Rantau, Letkol Inf Rio Neswan, kegiatan simulasi merupakan tindak lanjut dari instruksi presiden yang memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk melaksanakan pendisiplinan masyarakat guna mencegah penyebaran Covid-19.
Karena itu, simulasi TFG ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara teknis tentang pelaksanaan penegakan disiplin protokol kesehatan.
“Kami juga berharap semua unsur elemen terkait dalam tugasnya, dapat terlaksana dan tepat sasaran dengan hasil yang bagus. Ini tentunya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Tapin,” harap Letkol Rio.
Simulasi TFG difokuskan pada tempat-tempat yang menjadi sasaran penegakan disiplin, seperti pasar, tempat ibadah, rumah makan dan tempat yang menjadi pusat berkumpulnya banyak orang.
Menurutnya, selama hampir tiga bulan pandemi virus korona, masih ada sekian persen belum sadar masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan Covid 19.
Begitu pula dari data Tim Gugus Tugas Percepatan dan Pengendalian (TGTP2) Covid-Tapin yang terkonfirmasi positif terus naik, hingga terakumulasi 81 kasus.
Sementara Kapolres Tapin, AKBP Eko Hadi Prayitno, mendukung kegiatan dan siap untuk membantu di lapangan dalam pendisiplinan protokol kesehatan Covid 19 kepada masyarakat.
“Kami dari kepolisian sangat mendukung dalam penanganan Covid-19 di Tapin, dan tidak ada kata menyerah,“ ujarnya.
Meski demikian, kapolres mengingatkan petugas di lapangan agar menyatukan presepsi atau pemahaman, yang dihadapi bukan orang lain. Termasuk bisa menjaga dari wabah Covid-19. (yb/*/foto: ist)