TANJUNG, banuapost.co.id– Masyarakat Desa Wayau, Kecamatan Tanjung, Tabalong, geger menyusul meninggal warga dengan cara yang tidak wajar.
SHD (47), ditemukan sang istri, Ny ZRD (46), tewas dengan cara gantung diri di dalam kamarnya, Sabtu (4/7) siang.
Kasatreskrim Polres Tabalong, Iptu Matnur, ketika dikonfirmasi, membenarkan tengah menangani kasus warga yang tewas dengan cara menggantung diri.
“Korban warga Gg Ampera, Desa Wayau, Kecamatan Tanjung,” ujar Iptu Matnur.
Dia ditemukan tergantung di dalam kamar. Ditemukan pertama kali oleh sang istri, sepulang dari belanja sembako di sebuah warung bersama anaknya.
“Sang istri sempat memanggil-manggil. Namun tidak ada sahutan,” ucap kasat.
Penasaran, si istri masuk ke dalam kamar, dan melihat suaminya dalam kondisi duduk dilantai dengan tali terikat di leher.
“Tali dikaitkan di jendela kamar, dan menggantung ke rangka plafon rumahnya,” jelas Iptu Matnaor.
Istrinya pun langsung menyuruh anak laki-lakinya menghubungi Ketua RT setempat. Sementara anak perempuannya, memberitahukan ke tetangga sebelah rumah.
Mendapat informasi, petugas gabungan Inafis Satreskrim Polres Tabalong dan Polsek Tanjung, langsung melakukan olah TKP.
“Saat ditemukan, sudah dalam keadaan tak bernyawa,” imbuh kasat.
Dalam pemeriksaan awal, sambung kasat, tidak ditemukan barang berharga milik yang hilang ataupun ada tanda tanda kekerasan.
“Dugaan sementara, bunuh diri karena mengalami sakit gangguan kejiwaan. Pasalnya, rekam medis pernah dirawat di rumah sakit jiwa di Banjarmasin selama satu bulan di 2014,” kata kasat. (sal/foto: ist)