MENDAWAI, banuapost.co.id– Warga Desa Mendawai, Ardiansyah (39), yang sempat dalam pencarian selama satu hari di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan, akhirnya ditemukan. Namun kondisinya mulai bengkak.
Warga RT 03, RW 02, Kecamatan Mendawai, Kabupaten Katingan, Kalteng, tenggelam di salah satu batang atau tempat pemandian, Rabu (12/8) sekitar pukul 06:00 WIB.
Korban ditemukan dua warga Mendawai Yudi dan Dayat, Kamis (13/8) petang sekitar pukul 19:10 WIB.
Menurut Dayat, sebelum menemukan korban, dengan Yudi melihat ada ular di pantai bibir DAS Katingan. Karena penasaran, Dayat mengarahkan senter mengikuti kemana larinya ular.
Karena ular larinya ke tengah DAS Katingan, Dayat mencoba memutar lampu senter ke kiri dan kanan. Namun tanpa sengaja, melihat sesosok mayat mengapung dengan posisi tenkurap tidak memakai baju hanya memakai celana dalam.
Karena penasaran akhirnya Dayat dan Yudi mendekati benda tersebut dengan memakai perahu. Setelah dilihat lebih dekat lagi, ternyata mayat tersebut adalah Ardiansyah yang dikabarkan tenggelam sewaktu sedang mandi.
Mendengar kabar mayat Ardiansyah sudah ditemukan, warga pun berdatangan. Setelah dibawa ke pinggir, jenazah di evakuasi ke rumah duka.
Tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan tim kesehatan dari Puskesmas Mendawai yang memeriksa jasad korban itu.
“Tidak ada bekas kekerasan, seperti lebam atau luka. Jadi ini murni kecelakaan akibat tenggelam di DAS Katingan. Murni kecelakaan,” ujar dr Agripina yang memimpin pemeriksaan malam itu juga. (dar/rid/foto: ist)