JAKARTA, banuapost.co,id– Terus meningkat positif virus korona di Indonesia. Hingga Senin (17/8) pukul 12:00 WIB, tercatat ada penambahan kasus baru 1.821 yang dilaporkan 31 provinsi. Dengan tambahan itu, Covid-19 Indoneia terakumulasi menjadi 141.370 kasus.
Tiga 3 provinsi yang melaporkan tidak ada penambahan kasus baru sebagaimana dilansir dari covid19.go.id: Bengkulu, Kalimantan Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Meski demikian, dari total 141.370 kasus, 94.458 pasien di antaranya sembuh. Jumlah kesembuhan sebanyak itu, setelah ada penambahan 1.355 orang.
Sementara yang meninggal dunia tercatat 6.207 kasus, setelah ada penambahan 57 pasien..
Sebelumnya, Ahad (16/8), jumlah kasus positif virus korona tercatat 139.549 kasus, sembuh 91.321, dan meninggal dunia 6.150 kasus.
Berikut sebaran 1.821 kasus baru yang dilaporkan 31provinsi: DKI Jakarta: 552, Jawa Timur: 336, Aceh: 168, Kalimantan Timur: 116, Sulawesi Selatan: 97, Kalimantan Selatan: 90, Gorontalo: 67, Bali: 45, Jawa Barat: 45, Jawa Tengah: 36, Riau: 34, Maluku: 26, Sumatera Barat: 26, Nusa Tenggara Barat: 22 kasus.
Kemudian, Banten: 17, Sumatera Utara: 17, DI Yogyakarta: 16, Sulawesi Tenggara: 14, Sulawesi Barat: 12, Papua: 10, Kepulauan Riau: 7, Sulawesi Utara: 6, Maluku Utara: 3, Papua Barat: 2, Lampung: 2, Bangka Belitung: 2, Kalimantan Utara dan Sumatera Selatan masing-masing 1 kasus.

Sementara untuk suspek korona, sekarang ini ada sebanyak 78.659 orang yang tengah dipantau. Bila dibandingkan dengan data per 16 Agustus, yang tercatat 77.090, maka terjadi penambahan 1.569 suspek.
Istilah suspek tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI No: HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). (yb/ilust: ist)