BANJARMASIN– Masjid Al Yaqin di Jl Sungai Jingah RT 5, Kelurahan Sungai Jingah, Banjarmasin Utara, bagi Gubernur H Sahbirin Noor rupanya memiliki kenangan tersendiri. Selain mendalami ilmu agama, khususnya belajar mengaji Al Quran, juga azan
“Alhamdulillah, ulun bisa kembali bersilaturahmi di kampung Sungai Jingah ini, terlebih dapat bertemu guru yang pernah mengajari membaca Al Quran di Masjid Al Yaqin ini, yaitu Penghulu Muhtar Sarman dan guru lainnya,” ujar gubernur saat memenuhi undangan masyarakat pada peletakan batu pertama rehab total Masjid Al Yaqin, Kamis (13/9).
Bahkan, lanjut Paman Birin, sapaan familiar Gubernur Kalsel itu, di masjid ini pula telah mengajarkan dirinya berorganisasi kemasyarakatan.
Paman Birin mengaku ingat betul saat mendapat amanah sebagai Ketua Remaja Masjid Al Yaqin Sungai Jingah. Di temani pengurus lainnya, kegiatan organisasi remaja masjid berjalan sesuai rencana yang disusun berdasarkan musyawarah, nasihat alim ulama dan tetuha masyarakat.
Menyinggung peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Yaqin, gubernur berharap bukan yang terakhir. Tetapi harus berlanjut sampai tahap akhir pembangunan, sesuai yang direncanakan panitia pembangunannya.
Keberadaan sebuah masjid, menurut PamanBirin, tidak hanya untuk melaksanakan salat dan mengaji. Tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana untuk bersilaturahmi, memperdalam ilmu Agama Islam serta tempat bermuzakarah.
Dalam kesempatan itu ,gubernur memberikan bantuan pribadi sebesar Rp100 juta untuk mempercepat penyelesaian pembangunan masjid. Sebelumnya di Bulan Ramadhan 1439 H, Paman Birin juga menyerahkan bantuan untuk Masjid Al Yaqin Sungai Jingah ini. (bdm/foto: hum)