BATULICIN, banuapost.co.id– Kegilaannya bersilaturahmi dengan masyarakat di dudun-dusun, tak hanya dilakukan sewaktu menjadi gubernur. Lepas jabatan sebagai orang nomor wahid di Pemrov Kalsel pun, masih dilakukan pria bernama H Sahbirin Noor ini.
Padahal tak jarang untuk sampai ke tujuan, kendaraan roda dua pun tidak ada yang bisa. Kecuali menggunakan sarana transportasi air, klotok (sampan bermesin, Red.). Jadi jangan heran kalau lagi sial, diperjalanan disaluh hujan.
Begitulah yang dialami kandidat calon Gubernur Kalsel nomor urut 01 ini, ketika baelang ke 4 desa di Kusan Hulu, Kamis (29/10). Basah kuyup dan menggigil di tengah sungai.
Memulai perjalanan dari dermaga Desa Pagatan, Kusan Hilir, Paman Birin, sapaan familiarnya, menyusur Sungai Kusan sambil menyapa warga yang ada di bantaran.
Saat tiba di Desa Serdangan, masyarakat antusias menyambutnya. Di salah satu pedagang, Paman Birin sempat memborong sayur dan singkong untuk dibagikan ke warga.
Perjalanan berikutnya dilanjutkan ke Desa Satiung. Di tengah sungai hujan deras mengguyur. Paman Birin dan tim basah kuyup. Maklum klotok yang ditumpangi tak beratap.
“Dari Pagatan kita lanjutkan ke Desa Satiung, Pulau Tanjung, Salimuran. Kita kehujanan, tapi tak apa-apa. Dalam rangka kita baelang ke wadah rakyat yang jauh dari kota. Semoga disehatkan selalu dan diridhoi Allah, terus bergerak,” ucapnya.
Paman Birin juga menyempatkan diri mampir ke rumah pimpinan Ponpes Al-Kautsar, Satiung.
“Mudahan beliau terpilih kembali agar Kalimantan Selatan lebih baik,” tutur KH Ilmi, pimpinan Pondok Pesantren Al-Kautsar.
Dari Desa Pulau Tanjung, pendamping hidup Hj Raudatul Jannah atau Acil Odah, tiba di Desa Salimuran.
Di desa ini, ayah tiga putra tersebut disuguhi jamuan makan oleh warga yang telah menunggu kedatangannya. Usai menikmati jamuan, perjalanan dilanjutkan dengan kembali ke Pagatan. (yb/*/foto: ist)