BATULICIN, banuapost.co.id– Siapa bilang pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Tanbu, dr HM Zairullah Azhar- HM Rusli (ZR) hanya disukai kalangan tua.
Buktinya tak sedikit milenial yang mendukung. Bahkan masuk dalam gerbong pemenangan dan relawan paslon nomor urut 3 tersebut.
Seperti M Dodi TR Hasudungan (21) dan Sayed Abdullah Iskandar Alaydrus (23). Keduanya pemandu yel-yel slogan paslon ZR yang kerap tampil di kampanye cawabup HM Rusli. Seperti kegiatan tatap muka di Kecamatan Satui, Jumat (27/11).
Dengan gayanya yang khas, M Dodi memimpin aksi simpatik meneriakkan yel-yel ZR yang mengusung tagline: ‘Ratakan’ pembangunan, kesejahteraan dan layanan publik di hadapan masyarakat Desa Satui Timur. Demikian pula yang dilakukan Sayed Abdullah Iskandar Alaydrus, memandu penyampaian yel-yel di Desa Satui Barat.
Mereka secara bergantian melakukan aksi itu di setiap kampanye HM Rusli. Tujuannya memberikan semangat kemenangan dan mengingatkan masyarakat untuk mencoblos paslon ZR di bilik suara, 9 Desember mendatang.
Dodi, kelahiran Kotabaru, 9 Juni 1999, mengaku bergabung dalam Barisan Muda ZR karena berbagai alasan.
“Pertama Zairullah saat menjabat bupati pertama, mampu mengayomi pemuda dan memberikan ruang dalam mengembangkan bakat. Kami diberdayakan untuk melakukan hal-hal positif,” kata mahasiswa STIHSA Sultan Adam Banjarmasin, seraya menyebutkan selepas Zairullah, tak ada lagi hal demikian.
Alasan lain yang membuatnya memberikan dukungan ke ZR, program kerja yang ditawarkan, wacana pembangunan sport center. Rencana ini sangat bagus bagi perkembangan bakat anak muda, karena disiapkan infrastruktur, sarana dan fasilitasnya.
Dodi tak menampik kecenderungan kalangan milenial dalam memilih figur lebih melihat ke usia calon. Meski demikian, ia optimis paslonnya yang memiliki usia matang tidak akan kalah dalam menggaet suara milenial. Karena visi misi ZR jelas memihak kepada generasi muda.
“Karena itu saya mengimbau milenial lebih mengutamakan visi misi paslon dalam menentukan pilihan, sekaligus mengajak agar mencoblos nomor urut 3. Karena program yang ditawarkan, memihak kaum muda, dan berpengalaman juga,” tegasnya.
Hal serupa diungkapkan Sayed Abdullah Iskandar Alaydrus. Akrab disapa Andi Alaydrus, lajang kelahiran 30 Oktober 1997 ini, mengaku berada dibarisan ZR karena ingin adanya perubahan di sektor ekonomi kreatif kepemudaan. Karena selama satu dekade terakhir, iklim itu tidak memihak. Sehingga butuh ‘revolusi’.
“Sebagai kawasan industri, masih banyak masyarakat Tanah Bumbu yang keterbelakangan secara ekonomi. Ini menjadi pertanyaan besar, apa yang salah,” katanya.
Karena itulah, lanjutnya, di periode mendatang Tanah Bumbu butuh pemimpin visionernya dengan program kerja yang jelas dalam memberdayakan kalangan muda di semua sektor.
“Hanya program kerja ZR yang memberikan ruang itu,” pungkasnya.
Keduanya pun mengajak kalangan milenial memanfaatkan momentum pilkada sebagai tonggak kebangkitan generasi muda Tanah Bumbu. Caranya dimulai dengan memilih pemimpin yang realistis, yakni dr HM Zairullah Azhar-HM Rusli. (emy/foto: ist)