BATULICIN, banuapost.co.id– Dihari terakhir kampanye dialogisnya, kandidat Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu, dr HM Zairullah Azhar-HM Rusli, bercita-cita Bumi Bersujud jadi Serambi Madinahnya Provinsi Kalsel.
“Jika Martapura dijuluki Serambi Makkah, maka kami bercita-cita menjadikan Tanah Bumbu sebagai Serambi Madinahnya Provinsi Kalsel,” tandas kandidat bupati nomor urut 03, Zairullah Azhar.
Cita-cita dengan pasangannya, HM Rusli itu, disampaikan paslon dengan abreviasi ZR tersebut, ketika melakoni kampanye di sejumlah desa di Kecamatan Sungai Loban, Sabtu (5/12).
Tekad menjadikan Tanah Bumbu sebagai Serambi Madinahnya Provinsi Kalsel ini sangat beralasan. Karena akan didukung dengan adanya rumah tahfiz atau penghafal Qur’an di 149 desa.
“Sehingga Tanah Bumbu selalu bergema dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an,” jelasnya.
Dalam kampanye terakhir ini, Zairullah Azhar tampil dengan psangannya, HM Rusli, di dampingi tokoh relawan, H Paijan atau Pa’le, tim koalisi, Laskar ZR, Kai Banjar dan sejumlah tokoh lainnya.
Zairullah juga tak hentinya menyampaikan sejumlah program yang akan diwujudkan jika diberi kepercayaan memimpin Tanah Bumbu periode 2021 – 2025.
Mulai dari pemerataan pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan gratis, kesejahteraan masyarakat, terutama anak yatim, janda, guru ngaji, PTT dan honorer di lingkup Tanbu.
Selain itu, program pembukaan lapangan kerja hingga pembuatan Balai Latihan Kerja untuk mendukung dan mencetak tenaga profesional yang memiliki kompetensi siap kerja.
Disela sela kampanyenya, Zairullah juga selalu menyempatkan diri untuk berdialog langsung, menanyakan keluhan warga di tiap desa, seperti terkait jalan lingkungan, air minum, penerang jalan umum hingga pembangunan WC.
“Insyaallah, setelah 9 Desember 2020 bila ZR terpilih, semuanya akan diakomodir,” ucapnya menjawab asa warga.
Namun yang pasti, sambug Zairullah, santunan yang sempat hilang setelah dirinya tak lagi menjabat, juga akan dikembalikan lagi seperti dulu.
“Karena 10 tahun terakhir, santunan untuk anak yatim dan janda jompo, sudah tak ada lagi. Untuk itu, ZR akan mengembalikan hak-hak warga yang seharusnya diperhatikan pemerintah daerah,” katanya.
“Saya juga meminta agar rumah-rumah warga yang belum memiliki listrik, agar dicatat dan akan dipasangi listrik nantinya,” lanjutnya. (emy/jack/foto: ist)