BARABAI, banuapost.co.id– Pendistribusian kotak maupun surat suara untuk pilkada serentak 2020, khususnya di Kabupaten HST, butuh tenaga dan mental kuat.
Pasalnya untuk mencapai ke pelosok desa di kabupaten tersebut, harus melakukan perjalalan 2 hingga tiga hari akibat medan yang jauh dari bersahabat.
Meski demikian, anggota TNI dan Polri yang diberi tugas pendistribusian tetap menjalankan tugasnya demi suksesnya pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
“Perlu tenaga dan metal yang kuat untuk menuju Desa Aing Bantai dan Desa Juhu. Karena perjalanan menuju ke sana harus ditempuh dengan jalan kaki selama 2 hingga 3 hari. Selain melewati perbukitan yang terjal, juga sungai dengan arus deras,” jelas Dandim 1002/Barabai, Letkol Inf M Ishak H Baharuddin, Selasa (8/12).
Terlebih lagi, lanjut dandim, pengawalan pendistribusian logistik pilkada ini, selain memastikan sampai tujuan, juga harus utuh dan lengkap sampai di TPS.
“Namun demikian, TNI-Polri di HST tetap kompak dan solid dalam mensukseskan pilkada 2020 ini. Terbukti sekitar pukul 21:15 Wia, Senin (7/12), melalui komunikasi telepon satelit, logistik sudah sampai di Desa Aing Bantai dan Juhu. Begitupun personelnya dalam keadaan sehat wal afiat,” papar Letkol Inf M Ishak H Baharuddin.
Sebelumnya dalam apel gabungan pendistribusian kotak dan surat suara pilkada di Mapolres HST, Kapolres AKBP Danang Widaryanto, mengajak seluruh komponen di kabupaten tersebut mensukseskan pesta demokrasi ini dengan memberikan pengamanan saat pemungutan suara.
“Pengamanan kita lakukan dari gudang logistik KPU HST menuju desa-desa yang menjadi tujuan pendistribusian logistik,” tandasnya. (yb/*/foto: ist)