PELAIHARI, banuapost.co.id– Genangan di Trans Kalimantan, tepatnya di Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang, menyebabkan arus kendaraan dari Pelaihari antre.
Air yang menggenang sejak Sabtu (26/12) dini hari, belum juga surut. Bahkan sempat semakin tinggi pada Ahad (27/12) petang. Akibatnya terjadi antrean panjang kendaraan yang akan menuju Banjarmasin dan Banjarbaru.
Panjangnya antrean ini terjadi akibat tingginya arus balik dari Tanah Laut, khusunya kendaraan yang balik dari beberapa obyek wisata.
Petugas Dinas Perhubungan dan Polres Tala serta BPBD Tala berupaya memperlancar arus lalulintas sampai malam hari.
Air yang menggenang ruas jalan di Desa Gunung Raja ini tepatnya berada di RT 16 RW 1, berbatasan dengan Desa Benua Raya, Kecamatan Bati-Bati.
Menurut M Kusri, Kepala Pelaksana BPBD Tala, siang hari antrean panjang datang dari arah Banjarmasin dan Banjarbaru dengan tujuan obyek wisata di Tala.
“Pada sore hari sampai malam terjadi antrean dari arah sebaliknya,” jelasnya.
Selain menggenang Trans Kalimantan di Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang, air juga merendam sekitar 350 rumah warga di Desa Benua Raya, Kecamatan Bati-Bati. (zkl/foto: zul yunus)