BANJARBARU, banuapost.co.id– Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, ingatkan masyarakat tak terprovokasi dan memprovokasi jelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub setempat yang dilakukan di 827 TPS di dua kabupaten dan satu kotamadya, 9 Juni mendatang.
“Ini sudah H-2 jelang PSU, saya harap paslon baik 01 ataupun 02 serta tim pendukungnya, harus menahan diri. Jangan banyak menyebarkan berita hoax hingga memjatuhkan salah satu kandidat,” jelasnya ketika ditemui saat menghadiri Apel Kesiapan Pasukan TNI-Polri, Lapangan Ditlantas Polda Kalsel, Jl A Yani Km 21, Senin (7/6).
Pemungutan suara ulang, lanjut politisi Partai Golkar ini, merupakan bagian dari pesta demokrasi yang harusnya dilewati dengan suka ria. Bukan malah dapat memecah belah masyarakat.
“Begitupun untuk masyarakat, juga saya ingatkan untuk menggunakan hak pilihnya. Keluarkan suara untuk menentukan kepala daerah kita. Karena satu suara sangat menentukan,” ucapnya.
Terlebih lagi, sambung pria asal Kabupaten HSU itu, Pemrov Kalsel sepakat untuk meliburkan PNS yang tinggal atau ber-KTP di wilayah PSU.
Sedang untuk kontestan baik 01 dan 02, H Supian HK mengingatkan untuk berlapang dada menerima keputusan akhir nantinya.
“Namanya pemilihan, pasti ada yang kalah dan menang. Kalah itukan hanya kemenangan yang tertunda. Sedang yang menang, tunjukkan kepada masyakarat kalau mereka tidak salah memilih pemimpin,” imbuhnya.
Seperti diketahui PSU Pilgub Kalsel, 9 Juni mendatang, berlangsung di tujuh kecamatan. Yakni Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, lima kecamatan di Kabupaten Banjar dan 24 TPS di Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin. (oie/foto: ist)