ST PETERSBURG, banuapost.co.id– Duel panas perempat final Euro 2020, Swiss vs Spanyol, tersaji di Kretovsky Stadium, Saint Petersburg, Rusia, Jumat (2/7) malam ini. Laga ini akan disiarkan secara langsung RCTI, iNews pukul 24:00 Wita.
Akankah Swiss kembali membuat kejutan, seperti menendang kandidat kuat juara, Prancis. Sehingga angkat koper sebelum kompetisi kasta tertinggi negara Eropa ini berakhir. Atau sebaliknya hanya cukup di babak delapan besar ini saja.
Dilansir dari laman resmi UEFA, ada sejumlah fakta menarik mengiringi laga pembuka di perempat final Euro ini.
Swiss baru mencetak total tujuh gol. Akan tetapi mereka menempati posisi keempat tim yang paling banyak menciptakan tembakan. Swiss tercatat menciptakan 60 tembakan dari empat laga. Hanya kalah delapan tembakan dari Timnas Spanyol yang berada di posisi ketiga.
Negara yang terkenal di dunia dengan produksi jamnya ini, juga tercatat sebagai tim di babak 16 besar yang paling banyak melakukan jegalan. Mereka tercatat telah melakukan 63 kali, hanya kalah dari Jerman dan Austria yang sudah tersingkir.
Timnas Swiss merupakan satu dari empat tim posisi ketiga di babak penyisihan grup yang lolos ke babak 16 besar bersama Portugal, Republik Cek dan Ukraina. Dari empat tim itu, hanya Portugal yang telah tersingkir.
Bagi Timnas Swiss, lolos ke babak perempat final merupakan capaian terbaiknya di ajang Euro. Sebelum Euro 2020/2021, mereka tercatat hanya empat kali ikut serta. 1996, 2004, 2008 dan 2016. Raihan terbaik Swiss adalah melaju ke babak 16 besar lima tahun lalu.
Sementara Timnas Spanyol, pernah tiga kali meraih gelar juara Euro. La Furia Roja menjadi raja Eropa pada 1964, 2008 dan 2012. Juga menjadi satu-satunya negara yang pernah menjuarai turnamen empat tahunan ini dua kali secara beruntun.
Spanyol dan Jerman merupakan tim yang paling banyak merebut Trofi Henri Delaunay. Jerman menjuarai turnamen ini pada 1972, 1980 dan 1996.
Bersama Swedia, Inggris, Belgia dan Italia, Spanyol menjadi tim yang belum merasakan kekalahan pada Euro 2020/2021 ini. Sedang Swiss, pernah sekali mengalami kekalahan dari Italia pada babak penyisihan grup.
Timnas Spanyol juga tercatat sebagai tim yang paling produktif dengan catatan 11 gol selama turnamen. Tercatat sebagai tim dengan rata-rata penguasaan bola paling tinggi, 67,5 persen.
Kedua tim pun menjalani laga panas pada babak 16 besar. Spanyol membutuhkan babak tambahan untuk menyingkirkan Kroasia 5-3. Sementara Swiss harus menjalani drama adu penalti kontra juara Piala Dunia 2018, Prancis.
Swiss dan Spanyol pernah bertemu sebanyak 22 kali. Spanyol meraih 16 kemenangan, sedang Swiss hanya satu kali menang, lima laga lainnya berakhir imbang.
Meski demikian dalam satu dekade terakhir, Swiss mampu mengimbangi Spanyol. Kedua tim berbagi satu kemenangan dan dua laga lainnya berakhir imbang sejak 2010.
Laga malam nanti pun, akan menjadi pertama kalinya kedua tim bertemu di ajang Euro, baik di putaran final maupun kualifikasi. Akan tetapi mereka pernah tiga kali bertemu di Piala Dunia.
Dengan sejumlah catatan seperti ini, laga akan berjalan seru. Meski berstatus sebagai unggulan, skuad asuhan Luis Enrique tak bisa meremehkan besutan Vladimir Petkovic. (yb/foto: gog)