BANJARMASIN, banuapost.co.id– Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kalsel selain buka program Kurban Online Baznas, juga menyebarkan hewannya ke kelosok desa.
Program Kurban Online Baznas ini mengingat pelaksanaannya tahun ini masih di tengah pandemi. Karena itu di era digitalisasi seperti sekarang ini, berqurban bisa dilakukan secara online.
“Kurban Online Baznas selain untuk memberi kemudahan pada mudhohi (pekurban) dalam menunaikan ibadah kurbannya, juga mendukung upaya pemerintah dalam penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19,” jelas Wakil Ketua Pelaksana Baznas Kalsel, Saddam Nurhidayat, dalam jumpa awak media di aula kantor setempat, Rabu (7/7).
Cara berkurban melalui program Kurban Online Baznas, lanjut Saddam, sangat mudah dan simple. Cukup mengakses baznas.go.id/kurban, lalu ikuti petunjuknya.
Selain itu, Baznas juga menggandeng beberapa mitra digital agar dapat mencakup banyak kalangan masyarakat. Di antaranya, Bersedekah, Peduli Sehat, Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Lazada, Blibli, Elevenia, JDID, Gotix, LINE, dan E-salaam.
Baznas Kalsel, menurut Sadam, menyalurkan hewan kurban hingga ke pelosok supaya masyarakatnya juga bisa melaksanakan. Karena pelaksanaan kurban masih rendah di daerah pelosok. Sangat jauh berbeda dengan perkotaan.
Melalui program Kurban Berdayakan Desa, hewannya dibeli langsung dari peternak di desa, disembelih dan didistribusikan di desa dengan menggunakan dana hasil sumbangan dari masyarakat ke Baznas Kalsel.
“Program ini sudah ada sejak 2018. Selain untuk meningkatkan ekonomi keluarga peternak di desa, manfaat lainnya membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat disana,” katanya.
Begitupun dengan proses pemotongan, menerapkan standar protokol kesehatan yang ada guna pencegahan penyebaran Covid-19. Serta panitia menjalankan program cash for work secara profesional.
“Baznas di 13 kabupaten/kota juga dilibatkan dalam penyaluran,” imbuh Saddam. (oie/foto: ist)