PELAIHARI, banuapost.co.id– Animo masyarakat Tanah Laut (Tala) terlihat tinggi dalam mendapatkan vaksinasi gratis. Terlihat di salah satu Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Angsau dan Puskesmas Pelaihari setiap digelar vaksinasi.
Untuk Puskesmas Angsau jadwal vaksinasi mulai Senin sampai Rabu. Sedang di Puskesmas Pelaihari jadwal vaksinasinya Senin, Selasa dan Kamis. Banyaknya warga yang datang membuat pihak puskesmas membuatkan tenda untuk warga yang antri.
Muhammad Firdaus, seorang pegawai tidak tetap di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tala, merasa bersyukur karena sudah mengikuti program vaksinasi. Karena menyadari pekerjaannya banyak bersentuhan langsung dengan warga.
“Perpustakaan banyak memberikan pelayanan. Kalau sudah vaksin, bermanfaat sekali untuk kebaikan para pengunjung dan saya sendiri,” ujarnya.
Sementara menurut Antonius Jaka, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Tala, juga mengakui saat ini animo masyarakat untuk divaksin cukup tinggi. Namun animo warga tidak sebanding dengan suplai vaksin yang diterima Dinkes Tala.
“Saat ini yang dilakukan di Puskesmas Angsau merupakan vaksin Kodim 1009 Tanah Laut,” jelasnya saat dikonfirmasi Jumat (23/7).
Padahal, lanjut Antonius Jaka, Dinkes Tala menargetkan 25 ribu dosis setiap bulan. Tetapi vaksin yang datang tidak memenuhi target.
“Kita sudah minta ke Dinkes Provinsi, minta 3.000 vial atau 30 ribu dosis. Tapi hanya dapat 130 vial atau 1.300 dosis, 10 persen saja tidak dapat,” katanya.
Kurangnya stok vaksin di Tala, sambung Antonius Jaka, selain karena tingginya kesadaran masyarakat untuk vaksin, juga dikarenakan saat ini prioritas sebaran vaksin ada di Pulau Jawa dan Pulau Bali.
“Bulan Mei kita dapat 3.900-an, Juni 6.000-an, dan Juli sekitar 10.000-an,” imbuhnya.
Secara keseluruhan target pelaksanaan vaksinasi di Tanah Laut adalah 289 ribu dosis. Namun sampai saat ini, baru 22 ribu warga Tala yang sudah mendapatkan vaksin. (zkl/foto: kominfotala)