JAKARTA, banuapost.co.id– Bertambah 20.709 warga yang terpapar virus corona sepanjang Senin (9/8), yang diketahui dari hasil pemeriksaan 145.202 spesimen. Dengan tambahan tersebut, Covid-19 di Indonesia totalnya menjadi 3.686.740 kasus. 448.508 pasien di antaranya masih dirawat.
Melansir laman covid19.go.id, hari ini kesembuhan tercatat sebanyak 44.959 pasien. Sehingga secara keseluruhan jadi 3.129.661 orang. Sementara di hari yang sama ini pula, dilaporkan ada 1.475 pasien meninggal dunia. Sehingga kumulasinya sejakpandemi awal Maret tahun lalu jadi 108.571 kasus.
Sedang suspek atau cikal bakal kasus positif, pemerintah masih memantau terhadap sebanyak 256.748 orang tersebar di 510 kabupaten/kota di34 provinsi.
Sebelumnya, Ahad (8/8), tercatat total 3.666.031 kasus positif virus corona. 3.084.702 pasien di antaranya sembuh dan 107.096 lainnya meninggal dunia.
Berikut sebaran 20.709 kasus baru yang dilaporkan 34 provinsi: Jawa Tengah: 4.210, Jawa Barat: 2.422, Jawa Timur: 1.965, Kalimantan Timur: 1.070, Sumatera Utara: 1.035, Bali: 1.018, Sulawesi Selatan: 807 kasus.
Kemudian: Riau: 784, DI Yogyakarta: 733, DKI Jakarta: 727, Nusa Tenggara Timur: 636, Kalimantan Selatan: 559, Sulawesi Tengah: 428, Papua Barat: 408, Sumatera Barat: 390, Lampung: 367, Kalimantan Tengah: 344, Banten: 337, Kalimantan Utara: 327, Kepulauan Riau: 307 kasus.
Disusul: Nusa Tenggara Barat: 278, Bengkulu: 221, Bangka Belitung: 216, Sumatera Selatan: 203, Aceh: 152, Papua: 135, Gorontalo: 133, Sulawesi Utara: 130, Sulawesi Tenggara: 89, Maluku: 77, Kalimantan Barat: 65, Sulawesi Barat: 62, Maluku Utara: 46, Jambi: 28 kasus.

Dengan terus jatuhnya korban akibat paparan Covid-19, masyarakat diminta berandil menekan penyebararanya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi.
Imbauan demikian tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya yang menjadi korban semakin banyak. Bahkan tak memandang status maupun usia. Ahli di bidang medis pun banyak yang jadi korban, hingga meninggal dunia. (yb/ilust: ist)