BANJARBARU, banuapost.co.id- Korban akibat terinfeksi Covid-19 di Kalsel bertambah 669 warga. Sehingga per Selasa (17/8), totalnya jadi 59.932 orang. 11.636 di antaranya masih dalam perawatan
Menurut data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, hari ini ada penambahan sebanyak 527 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 46.455 orang.
Dihari yang sama ini pula dilaporkan ada 39 pasien meninggal dunia. Korban berasal dari Banjarmasin: 25, Tanah Bumbu: 4, Balangan, Tabalong, Tapin dan Barito Kuala: masing-masing 2, Banjarbaru dan Kabupaten Banjar: masing-masing 1 orang. Sehingga totalnya sekarang menjadi 1.841 orang.
Sebaran ke-669 kasus positif baru yang dilaporkan 13 kabupaten/kota: Hulu Sungai Tengah (HST): 124, Tanah Bumbu: 102, Banjarmasin: 92, Tanah Laut: 72, Banjarbaru: 66, Tabalong: 47, Barito Kuala: 38, Balangan 37, Hulu Sungai Utara (HSU): 31, Kabupaten Banjar: 21, Tapin: 17, Kotabaru: 15, Hulu Sungai Selatan (HSS): 7 orang.
Sedang sebaran ke-527 pasien sembuh (Banjarmasin dan Banjarbaru nihil): Barito Kuala: 190, Kabupaten Banjar: 96, HSU: 89, Kotabaru: 35, HST: 25, Tanah Bumbu: 21, HSS: 20, Tabalong: 18, Tanah Laut: 15, Balangan: 14, Tapin: 4 orang.
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 77,51 persen, dirawat 19,42 persen dan meninggal 3,07 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Bumi Lambung Mangkurat ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)