BANJARBARU, banuapost.co.id– Jumlah Covid-19 di Kalsel nambah 165 warga. Tambahan sejumlah itu, menyebabkan total Covid-19-nya tercatat sebanyak 67.681 orang. 2.994 pasien di antaranya masih dalam perawatan.
Dihari yang sama ini, sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, ada penambahan sebanyak 60 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 62.438 orang.
Di hari yang sama ini pula, dilaporkan ada 4 pasien meninggal dunia. Ke-4 korban berasal dari Tabalong, Hulu Sungai Utara (HSU), Kotabaru dan Barito Kuala. Sehingga kumulasinya pun jadi 2.249 kasus.
Berikut sebaran ke-165 kasus positif baru yang dilaporkan 13 kabupaten/koya: Banjarmasin: 28, Tanah Laut: 23, Banjarbaru: 20, Hulu Sungai Tengah (HST): 19, Tapin: 18, Kabupaten Banjar: 13, HSU: 10, Barito Kuala dan Tanah Bumbu: masing-masing 8, Kotabaru: 7, Tabalong: 5, Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Balangan: masing-masing 3 orang.
Sedang sebaran ke-60 pasien sembuh (Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Tapin, Tanah Bumbu dan Balangan nihil): HST: 17, Barito Kuala: 15, Tanah Laut: 11, HSS: 5, HSU & Tabalong: masing-masing 4, Kotabaru dan Banjarbaru: masing-masing 2
Dengan data tersebut, kini persentase kesembuhan akibati Covid-19 di Kalsel mencapai 92,25 persen, dirawat 4,42 persen dan kematian 3,32 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Kalsel ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)