JAKARTA, banuapost.co.id– Jumlah warga terkonfirmasi positif virus corona di Indonesia bertambah 1.384 orang, yang diketahui dari hasil pemeriksaan 268.146 spesimen sepanjang Jumat (8/10). Akibat tambahan tersebut, totalnya pun jadi 4.225.871 kasus. 25.551 pasien masih dirawat.
Meski bertambah sejumlah itu, kesembuhan di hari yang sama ini tercatat sebanyak 3.514 pasien. Sehingga secara keseluruhan sejak pandermi awal Maret tahun lalu, menjadi 4.057.760 orang.
Sementara yang meninggal dunia, sebagaimana dilansir dari laman covid19.go.id, dilaporkan ada 66 orang. Sehingga kumulasinya jadi 142.560 kasus. Sedang suspek, pemerintah masih memantau terhadap 253.067 orang di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.
Sebelumnya, Kamis (7/10), tercatat total 4.224.487 kasus positif virus corona. Sebanyak 4.054.246 pasien sudah dinyatakan sembuh, dan 142.494 lainnya meninggal dunia.
Berikut sebaran 1.384 kasus baru yang dilaporkan 34 provinsi, DKI Jakarta: 150, Jawa Tengah: 144, Jawa Timur: 119,Jawa Barat: 107, Sulawesi Utara: 88, Bali: 61, Kalimantan Timur: 60, Sumatera Utara: 59 kasus.
Kemudian, Kalimantan Utara: 47, Bangka Belitung: 46, Aceh: 43, Banten: 39, Nusa Tenggara Timur: 39, Kalimantan Selatan: 37, DI Yogyakarta: 35, Sulawesi Barat: 32, Lampung: 28, Riau: 26, Sumatera Selatan: 22, Sulawesi Tengah: 21 kasus.
Disusul, Kalimantan Barat: 20, Sumatera Barat: 16, Kepulauan Riau: 16, Kalimantan Tengah: 15, Papua: 15, Maluku Utara: 9, Nusa Tenggara Barat: 7, Jambi: 6, Bengkulu: 3, Gorontalo: 2, Sulawesi Tenggara: 1 kasus.

Masih jatuhnya korban akibat terpapar virus corona, pemerintah mengimbau agar selalu menerapkan 3M dalam ke seharian. Yakni Menjaga jarak dan hindari kerumunan. Karena di antara kita bisa jadi ada yang terinfeksi Covid-19, namun merupakan orang yang tidak menunjukkan gejala
Mencuci tangan pakai sabun dengan rutin, terutama sesudah menyentuh permukaan benda dan sebelum menyentuh bagian mata, hidung dan mulut. Sabun dapat membunuh virus penyebab Covid-19.
Selain 3M, dukung juga upaya pemerintah untuk melakukan 3T (testing, tracing, treatment), serta siap divaksinasi saat vaksin siap!
Keikutsertaan dengan imbauan ini, setidaknya Anda berandil ikut menekan laju penyebaran virus mematikan tersebut. Ini mengingat korban yang terpapar, tak memandang status maupun usia. Termasuk tokoh agama dan ahli di bidang medis pun, sampai meninggal dunia. (yb/ilust: ist)