BALIKPAPAN – Hasil rapat pleno KPU Kota Balikpapan memastikan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) pada pemilu 2019 bertambah.
“TPS yang kemarin kita tetapkan 2055 sekarang menjadi 2061, jadi ada penambahan beberapa TPS,” ujar Noor Toha, Ketua KPU Kota Balikpapan, Rabu (14/11).
Menurutnya, penambahan itu, khususnya di Lapas maupun Rutan Kota Balikpapan, yakni ada penambahan 10 TPS. Penambahan itu karena jumlah pemilihnya meningkat.
“Di lapas dan rutan itu ternyata pemilihnya cukup banyak, karena satu TPS tidak boleh melebih 300 pemilih, maka kita siapkan ada sekitar 10 TPS di sana,” jelasnya.
Diakui Noor Toha, rapat pleno daftar pemilih tetap hasil perbaikkan (DPTHP) 2 memang agar molor dari biasanya. Hal itu karena ada temuan dari panwaslu maupun masyarakat yang melaporkan belum terdaftar.
“Nah pada saat dilakukan penetapan di PPK itu, ternyata selang beberapa hari ini data bergerak. Karena memang ada temuan dari masyaakat maupun panwaslu yang melaporkan ada yang belum terdaftar, sehingga penatapan DPTHP 2 ini memang agak molor dibanding biasanya,” ujarnya
Dalam rapat pleno tersebut juga diketahui, jumlah pemilih berkurang sekitar 1.000. Hal itu karena pemilih yang tidak memenuhi syarat, di antaranya pemilih yang belum cukup umur, data ganda, pindah tidak melapor maupun meninggal. (ilm/foto: hilman)