JAKARTA, banuaost.co.id– Krisis pasokan biosolar bersubsidi yang terjadi di sejumlah daerah akhir-akhir ini, menjadi sorotan Ketua DPR RI, Puan Maharani. Karenaitu, ia meminta pemerintah memastikan keamanan pasokan agar tidak menghambat distribusi logistik saat Bulan Ramadhan dan Lebaran.
“Sebentar lagi kita akan memasuki Ramadhan. Krisis biosolar yang terjadi harus segera diatasi agar tidak mengganggu distribusi pengangkutan logistik,” kata Puan, Rabu (30/3).
Pasalnya, sambung Puan, kelangkaan solar bersubsidi memicu permasalahan berantai di berbagai daerah. Tak hanya mengganggu distribusi logistik, kondisi tersebut juga menimbulkan kerugian bagi petani akibat hasil tanamnya kesulitan didistribusikan.
Akibatnya, banyak hasil pertanian yang tak bisa terjual hingga mempengaruhi harga beberapa komoditas di pasaran, khususnya cabai dan sayuran.
“Kelangkaan solar bersubsidi pun berpengaruh terhadap produktivitas nelayan. Karena itu, segera dicarikan jalan keluarnya,” tandas Puan.
Begitupun dengan kuotanya, lanjut Puan, sebagaimana rapat antara Komisi VII DPR dan pihak pemerintah, agar ada penambahan. Sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
Puan mengaku memahami adanya pengurangan kuota biosolar bersubsidi tahun ini akibat pandemi Covid-19. Namun ia juga mengingatkan pemerintah mengenai peningkatan permintaan biosolar menyusul faktor pemulihan ekonomi.
“Kondisi ini harus menjadi pertimbangan pemerintah. Krisis solar bersubsidi akan berdampak luas jika tak cepat ditangani, khususnya jelang memasuki Bulan Ramadhan,” pungkasnya. (b2n/foto: dok)