PELAIHARI, banuapost.co.id– Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) di Rutan Kelas IIB Pelaihari, resmi dibuka, Jumat (29/7).
SAE dibangun di lahan seluas 1.681 meter persegi dengan dikelilingi tembok sepanjang 165,4 meter serta terdapat satu blok hunian seluas 240 meter persegi yang merupakan hibah dari Pemda Tanah Laut. Blok SAE dihuni WBP Asimilasi Kerja yang mengelola kegiatan perkebunan dan perikanan.
Peresmian SAE dilakukan Bupati Tanah Laut yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H Hairul Rizal bertempat di blok SAE.
Menurut Kepala Divisi Pemasyarakatan, Sri Yuwono, SAE merupakan kegiatan pembinaan yang dikelola Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Asimilasi Kerja dengan tujuan memberikan bekal kemandirian bagi mereka ketika kembali ke tengah masyarakat.
“SAE merupakan penunjang program pembinaan akhir bagi warga binaan demi terlakasananya fungsi pemasyarakatan,” ujarnya.
Sementara bupati memberikan apresiasi ke Kanwil Kemenkumham Kalsel dan Rutan Pelaihari. Karena melalui SAE kegiatan pembinaan dapat lebih optimal.
“Selain membaurkan warga binaan ke tengah masyarakat, juga membuka peluang partisipasi dan edukasi bagi masyarakat tentang kegiatan dan hasil produk di Rutan Pelaihari,” kata bupati.
Usai peresmian SAE, kegiatan di lanjutkan dengan penanaman bibit pohon durian dan penebaran benih ikan lele yang dilakukan H Hairul Rizal bersama Kepala Divisi Pemasyarakatan didampingi Kepala Rutan Pelaihari beserta jajaran Forkopimda dan Kepala SKPD. Selain itu juga berlangsung kegiatan serah terima bantuan peralatan perkebunan dari BRI Cabang Pelaihari kepada Rutan Pelaihari. (ril/foto: ist)