RANTAU, banuapost.co.id– Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qalbi, yang melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tapin, Kalsel, ikut panen dan tanam cabai di atas lahan seluas 182 hektare di Desa Hiyung, Kecamatan Tapin Tengah, Selasa (25/10).
Sebelunya, Harvick Hasnul Qalbi yang didampingi Bupati Tapin, HM Arifin Arpan, juga meresmikan bedah rumah dan menyerahkan kunci secara simbolis di Desa Pematang Karangan Hilir atau Desa Pandahan, sekaligus meninjau program padat karya di desa setempat.
Setelah itu, wamentan beserta rombongan menghadiri acara panen sekaligus tanam cabai rawit Hiyung untuk aksi pengendalian inflasi bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten Tapin.
Wamen juga menyaksikan penandatanganan MoU Kerjasama Pengendalian Inflasi antara Pemprov Kalteng dan Pemkab Tapin yang ditandatangani Bupati Tapin, HM Arifin Arpan dengan Sekda Pemprov Kalteng, Hera Nugrahayu.
Disamping itu, Wamentan menyerahkan bantuan Alsintan pra panen maupun pasca panen pada dinas pertanian. Bantuan dari APBN, APBD Provinsi dan Kabupaten hingga DAK.
Menurut Wamentan Harvick Hasnul Qolbi, cabai salah satu komoditas yang rentan inflasi. Oleh karena itu, dia un mengajak para petani agar terus meningkatkan produksi penanaman cabai hiyung untuk menekan laju inflasi.
“Kegiatan ini dalam rangka upaya kita bersama mengendalikan inflasi, terutama pada komoditas pangan. Sampai September 2022 kemarin, inflasi di Indonesia masih relatif terkendali. Namun tetap kita tak boleh lengah,” katanya.
Sementara Bupati Tapin, HM Arifin Arpan, dalam sambutannya menyatakan, komoditas cabai sumber pendapatan masyarakat Tapin yang merupakan daerah penyangga pangan nasional.
“Tapin memiliki lahan tani yang cukup luas dan akan kami pertahankan. Apalagi Presiden hingga Bapak Menteri membantu kami cukup banyak dari mulai bendungan sampai alsintan,” ujarnya.
Bupati mengaku telah mengalokasikan anggaran senilai Rp 9 miliar atau 2 persen dari APBD untuk mengendalikan inflasi. Dana tersebut diarahkan ke bantuan sosial, tenaga kerja yang terdampak inflasi, hingga program padat karya.
Turut hadir dalam acara ini, Dandim 1010/Tapin, Letkol Inf Andi Sinrang, Kapolres Tapin, AKBP Ernesto Saiser SH SIK MH, Kajari Adi Fakhrudin SH MH, Ketua PN Rantau, Wisnu Gautama SH MH, serta Pj Sekda Tapin, H Syamsir Rahman, jajaran dinas Pertanian Provinsi Kalsel, Muspika Kecamatan Tapin Tengah dan pimpinan lembaga dan instansi terkait di lingkungan Pemkab.Tapin. (nas/foto: nasrulah)