BANJARMASIN, banuapost.co.id – 21 hari jelang hari “Kasih” Suara, KPU Kota Banjarmasin menggelar simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara sekaligus optimalisasi aplikasi SIREKAP se- Kota Banjarmasin, bertempat di Halaman Taman Budaya, Selasa (23/1).
Kegiatan dibuka langsung Wakil Walikota Banjarmasin, Arifin Noor dan turut dihadiri Ketua KPU Banjarmasin, Rusnailah, unsur Forkopimda, Camat, Lurah beserta seluruh stakeholder terkait.
Diketahui kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya mematangkan kesiapan para petugas atau KPPS beserta para pemilih guna memastikan kelancaran penyelenggaraan Pemilihan Umum hingga pada penghitungan suara nanti.
Dimana Pemilu Serentak Tahun 2024 akan diikuti kurang lebih 485 ribu Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang tersebar di 1.935 TPS se-Banjarmasin.
Pada kesempatan itu, Arifin pun turut mengajak seluruh masyarakat Indonesia terutama di Kota Banjarmasin agar dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik di TPS terdekat pada tanggal 14 Februari nanti.
Lebih lanjut, ia menilai dengan diadakannya simulasi tersebut dapat mendorong pemahaman bersama baik bagi panitia maupun para pemilih, terutama para pemilih baru mengenai kesiapan serta tata cara pelaksanaan pemilu yang berlangsung tertib serta lancar.
“Hari ini kita menggelar simulasi, sebelum menuju hari pencoblosan nanti. Kita harap masyarakat dapat menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya, dengan hadir ke TPS-TPS yang ada di kota Banjarmasin,” katanya.
Tak lupa, ia juga mengingatkan yang tak kalah penting dalam penyelenggaraan pemilu nanti agar kondusifitas dan keamanan dapat terjaga dengan dibantu personil TNI dan Polri.
“Gunakan hak pilih sesuai hati nurani masing-masing, kawal pemilu kita, meski berbeda-beda pilihan tetap kita harus bersatu, damai jangan sampai ada kericuhan,” jelas Arifin.
“Mari kita doakan agar pemilu kita dapat berjalan dengan damai, aman dan lancar,” tandasnya.
Sementara itu, Rusnailah menyampaikan tahapan-tahapan yang pihaknya lakukan pada simulasi tersebut sudah sesuai dengan aslinya. Terlebih, juga para pemilih diambil dari daftar pemilih tetap (DPT) terdaftar yang ada di Banjarmasin Utara sebanyak 250 orang.
“Ini dilakukan untuk mengetahui estimasi berapa lama waktu yang dibutuhkan sebagai tolak ukur dalam proses pengumpulan siara termasuk juga uji coba SIREKAP untuk perhitungan suara. Kami tentu ingin mengetahui sejauh mana kematangan para petugas dalam menjalankan tugasnya,” terang Rusnailah.
“Setelah ini para petugas KPPS yang ada akan dilantik, juga diberi semacam pembekalan begitu secara bergantian dalam beberapa hari ke depan di masing-masing kelurahan dengan dibantu jajaran KPU, para PPS serta PPK,” tandasnya. (ril/foto: ist)